Lindiawati, - (2022) PENGEMBANGAN BRAND COMMUNITY ENGAGEMENT PADA KOMUNITAS WIRAUSAHA MUDA MANDIRI MELALUI PERAN INTER-MEMBER RELATIONSHIP QUALITY. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
041517157313 HALAMAN I.pdf Download (260kB) |
|
|
Text (BAB I)
041517157313 BAB I.pdf Download (79kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
041517157313.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian disertasi dengan judul Pengembangan Brand Community Engagement pada Komunitas Wirausaha Muda Mandiri melalui Peran Inter-Member Relationship Quality ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas hubungan konsumen yang terjalin dalam komunitas merek, baik secara formal (fungsional/ task-based) maupun secara informal (non-task-based), serta tekanan yang sifatnya normatif dalam rangka membangun ikatan (engagement) jangka panjang yang bernilai bagi anggota komunitas maupun komunitas. Berdasar pada Social Identity Theory, logika ini dimodelkan dengan memasukkan peran konstruk hubungan informal (non-task-based) yaitu inter-member relationship quality yang selama ini hampir tidak dikaji dalam ranah penelitian brand community. Penelitian ini menggunakan obyek penelitian komunitas Wirausaha Muda Mandiri (WMM) yang beranggotakan wirausahawan muda yang menjadi finalis program kompetisi bisnis Program WMM dengan pertimbangan bahwa komunitas ini memiliki heterogenitas yang tinggi dan mengandung comparative classification yaitu anggota dihadapkan pada identifikasi diri dalam kelas yang kinerjanya secara alami akan diperbandingkan.Sebanyak 156 data primer diuji dengan Structural Equation Modelling dengan WarpPLS. Hasil penelitian ini adalah brand relationship quality mempengaruhi brand community identification dan inter-member relationship quality, yang selanjutnya kedua variabel ini mempengaruhi terbangunnya brand community engagament. Namun ditemukan hasil yang berbeda dari yang dihipotesikan: 1) inter-member relationship quality justru menimbulkan tekanan pada individu. 2) Normative community pressure bukan merupakan faktor yang mempengaruhi terbangunnya brand community engagament. Kontribusi penelitan adalah 1) Variabel inter-member relationship quality (imrq) terbukti sebagai variabel antecedent bagi variabel brand community engagement; 2) Elaborasi bagi Social Identity Theory adalah komunitas dengan heterogenitas tinggi dengan klasifikasi komparatif dominan akan mengkondisikan anggota pada keadaan tertekan, meskipun terjalin keakraban antar anggota
| Item Type: | Thesis (Disertasi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 D.FEB.M 12 - 23 Lin p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Brand community engagement, brand community identification, brand relationship quality, inter-member relationship quality, normative community pressure, comparative classification. | |||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD62.2-62.8 Management of special enterprises | |||||||||
| Divisions: | 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 01:07 | |||||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 01:07 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142412 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


