Analisis Kekerabatan Gen mecA Penyandi Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) YANG Bersumber Dari Sapi Perah Dan Swab Tangan Peternak Di Peternakan Sapi Perah Jawa Timur

ASWIN RAFIF KHAIRULLAH, - (2022) Analisis Kekerabatan Gen mecA Penyandi Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) YANG Bersumber Dari Sapi Perah Dan Swab Tangan Peternak Di Peternakan Sapi Perah Jawa Timur. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
061917117301-HAL JUDUL.pdf

Download (172kB)
[img] Text (BAB 1)
061917117301-BAB 1.pdf

Download (40kB)
[img] Text (FULLTEXT)
061917117301.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Susu sapi merupakan bahan pangan asal hewan yang memiliki potensi untuk mentransmisikan berbagai bakteri patogen yang bisa berdampak terhadap sektor public health yang dikenal sebagai milk borne disease (MBD). Menurut Badan Pusat Statistik Tahun 2021 produksi susu sapi segar Provinsi Jawa Timur menempati posisi teratas di Indonesia. Beberapa Koperasi Unit Desa (KUD) yang menjadi sentra penghasil susu sapi segar terbesar di Jawa Timur yaitu KUD Argopuro Kabupaten Probolinggo, KUD Tani Wilis Kabupaten Tulungagung, dan KUD Semen Kabupaten Blitar. Bakteri Staphylococcus aureus yang sering menjadi penyebab kasus mastitis banyak diketahui karena sifat multidrug resistant (MDR) dan sifat resistensi terhadap antibiotik golongan ?-laktam yang biasa disebut dengan istilah methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Pada strain methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dimediasi oleh gen mecA dan gen mecC. Kejadian infeksi methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dapat menjadi masalah kesehatan bagi masyarakat, untuk itu diperlukan pemeriksaan laboratorium, deteksi molekuler, dan analisis sekuens dari gen mecA untuk membuktikan bahwa sapi tersebut merupakan reservoir dari munculnya strain methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA). Sebanyak 457 sampel telah dikumpulkan dalam penelitian ini yang terdiri dari 332 sampel susu dan 125 sampel swab tangan peternak yang diambil dari peternakan sapi perah di wilayah KUD Argopuro, KUD Tani Wilis, dan KUD Semen. Hasil pemeriksaan California Mastitis Test (CMT) pada penelitian ini menunjukkan dari 332 sapi perah (1.328 kuartir) yang telah dilakukan pemeriksaan California Mastitis Test (CMT), 59 sapi perah diantaranya menunjukkan hasil positif mastitis subklinis (17,77 %). Sedangkan untuk hasil isolasi dan identifikasi pada penelitian ini menunjukkan dari total 457 sampel menunjukkan adanya 291 isolat positif Staphylococcus aureus (63,68%) dan 166 isolat lainnya terkonfirmasi Coagulase-Negative Staphylococci (36,32%). Pada uji resistensi isolat Staphylococcus aureus terhadap antibiotik menunjukkan resisten terhadap oxacillin sebanyak 112 isolat, cefoxitin sebanyak 35 isolat, tetrasiklin sebanyak 100 isolat, eritromisin sebanyak 46 isolat, dan gentamisin sebanyak 16 isolat. Sedangkan pada uji resistensi isolat Coagulase-Negative Staphylococci (CoNS) terhadap antibiotik menunjukkan resisten terhadap oxacillin sebanyak 64 isolat, cefoxitin sebanyak 8 isolat, tetrasiklin sebanyak 57 isolat, eritromisin sebanyak 18 isolat, dan gentamisin sebanyak 5 isolat. Pada profil multidrug resistant (MDR) isolat Staphylococcus aureus yang resisten terhadap ?3 golongan antibiotik ditemukan sebanyak 15 isolat. Sedangkan pada profil multidrug resistant (MDR) isolat Coagulase-Negative Staphylococci (CoNS) yang resisten terhadap ?3 golongan antibiotik ditemukan sebanyak 8 isolat. Pada pemeriksaan oxacillin resistance screening agar base (ORSAB) ditemukan sebanyak 75 isolat Staphylococcus aureus yang bersifat presumptive MRSA. Pada pemeriksaan molekuler menggunakan PCR ditemukan 9 isolat MRSA yang terdeteksi memiliki gen mecA, namun tidak ditemukan isolat MRSA yang terdeteksi memiliki gen mecC. Pada analisis nukleotida terlihat bahwa sekuens isolat EastJava/2022/HS/SA/mecA dan EastJava/2022/DC/SA/mecA identik satu sama lain, tidak terlihat adanya variasi nukleotida pada kedua sekuens isolat asal Jawa Timur. Pada analisis homologi menunjukkan nilai homologi yang tinggi (100%) antara sekuens isolat EastJava/2022/HS/SA/mecA dan EastJava/2022/DC/SA/mecA dengan 7 sekuens Staphylococcus aureus penicillin-binding protein 2A (mecA) gene partial cds asal India, Mesir, dan Iran. Pada pohon filogenetik menunjukkan isolat EastJava/2022/HS/SA/mecA dan EastJava/2022/DC/SA/mecA berada satu klaster dengan 7 sekuens Staphylococcus aureus penicillin-binding protein 2A (mecA) gene partial cds asal India (MT084363.1, MT084364.1 dan MT745766.1), Mesir (MN938919.1 dan MN938920.1) dan Iran (MW052032.1 dan MW052037.1), selaras dengan nilai analisis homologi. Pada hasil penelitian ini dengan ditemukannya isolat MRSA pembawa gen mecA pada susu sapi perah dan swab tangan peternak, maka perlu dilakukannya evaluasi secara komprehensif mengenai kebersihan pemerahan, penanganan susu dan produk susu, penggunaan antibiotik yang bijak, dan manajemen sanitasi untuk mengendalikan terjadinya transmisi penularan MRSA antar peternak dan sapi perah. Salah satu faktor resiko yaitu unhygienic practices selama proses pemerahan memiliki peran yang cukup besar dalam kejadian food poisoning oleh mikroorganisme seperti MRSA. Dalam penelitian ini juga terdapat prospek kebaruan yaitu untuk menemukan adanya kekerabatan genetik antara gen mecA penyandi MRSA dari susu sapi perah dengan gen mecA penyandi MRSA dari peternak melalui analisis pohon filogenetik.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK D.FKH.SV 01 - 23 Asw a
Uncontrolled Keywords: Susu, swab tangan peternak, Staphylococcus aureus, MDR, MRSA, mecA, mecC
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV4905-4959 Animal experimentation. Anti-vivisection
Divisions: 06. Fakultas Kedokteran Hewan > S3 Sains Veteriner
Creators:
CreatorsNIM
ASWIN RAFIF KHAIRULLAH, -NIM061917117301
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSRI AGUS SUDJARWO, -NIDN0004095603
Thesis advisorMUSTOFA HELMI EFFENDI, -NIDN0015016209
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 15 Jun 2026 02:07
Last Modified: 15 Jun 2026 02:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142436
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item