Resistensi Kenya Terhadap ICC Dan Norma Internasional

Fahira Oktifani Arifin, - (2022) Resistensi Kenya Terhadap ICC Dan Norma Internasional. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071811233016_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
071811233016_BAB I.pdf

Download (739kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071811233016_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Keinginan untuk independen dan menjadi negara maju merupakan hal yang tidak lepas dari mimpi negara-negara dunia ketiga. Afrika dengan kerja sama negara-negara di dalamnya telah berupaya membangun dan menjaga semangat mereka guna mewujudkan masa depan bangsa yang lebih baik. Berbagai macam cara ditempuh hingga melibatkan aktivitas negara-negara tersebut dengan sejumlah kerja sama serta perjanjian internasional. Keikutsertaan menandatangani hingga meratifikasi Statuta Roma menjadi salah satu bentuk perwujudan keinginan negara-negara Afrika sebagai pihak yang kooperatif. Setelah ICC resmi dibentuk pada 1998, pemberlakuan Statuta Roma per 1 Juli 2002 tersebut bertugas untuk mengadili individu atas genosida, kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan agresi. Setiap negara yang telah resmi menjadi anggota, jika didapati terlibat dengan kasus kejahatan di bawah kriteria ICC, harus bekerja sama dalam kerangka pengadilan yang telah disepakati. Hal ini diharapkan dapat mengurangi jumlah kasus kejahatan yang terjadi di tingkat internasional. Relasi resmi ICC dengan salah satu negara di Afrika, Kenya, telah dimulai sejak 1 Juni 2005 pasca pembentukan resmi pengadilan internasional itu sendiri. Keduanya kemudian terlibat dalam penanganan kasus terduga kejahatan terhadap kemanusiaan Kenya yang diawali dengan pemeriksaan pada tahun 2008. Namun, perjalanan proses penyelidikan pengadilan terhadap Kenya menuai sejumlah kecaman dari pemerintah Kenya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan Kenya yang kemudian bersikap resisten terhadap tindakan – atas nama tugas – ICC serta norma dan/atau prinsip internasional yang mengikuti. Melalui analisis awal terhadap dinamika relasi antara Kenya dan ICC, penulis ingin mengilustrasikan bagaimana kecenderungan interaksi masing-masing melalui hasil temuan tersebut. Penulis akan menggunakan dua kerangka pemikiran yang membantu penemuan di penelitian ini, yaitu kemunculan norm antipreneurs dalam tatanan global, kritik antipreneurial, serta kaitan peran kognitif sebelumnya dan ‘saringan’ norma internasional. Melalui tiga kerangka pemikiran tersebut, penulis berargumen bahwa sikap resistensi Kenya terhadap ICC merupakan interpretasi dari posisinya sebagai pihak antipreneur dan bahwa Kenya ingin tetap menjaga status quo normatif dari kognitif sebelumnya. Penulis juga berargumen bahwa nilai solidaritas yang telah mengakar di Kenya dan negara-negara Afrika – sebagai suatu regional – membuat negara-negara tersebut berupaya menyaring kehadiran norma internasional dengan ide-ide lokal demi menghindari penerapan norma-norma luar. Hasil penelitian atas pertanyaan utama dan sejumlah analisis menunjukkan bagaimana Kenya memang menjadi antipreneur yang tidak mudah menerima segala bentuk ketidaksesuaian (menurut Kenya) praktik kekuasaan ICC. Hal tersebut memperkuat argumen penulis bahwa Kenya ingin tetap menjaga status quo yang telah mengakar sebelumnya. Argumen terkait nilai solidaritas yang telah menjadi dasar relasi negara-negara di Afrika pun juga diperkuat dengan temuan bagaimana Kenya tidak menginginkan kedaulatan suatu negara terganggu oleh lembaga internasional; dan bahwa ide-ide lokal berpotensi menyaring norma-norma internasional.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.HI.01/22 Fah r
Uncontrolled Keywords: ICC, Kenya, Afrika, antipreneur, resisten, status quo, norma internasional
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM
Fahira Oktifani Arifin, -NIM071811233016
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorI GEDE WAHYU WICAKSANA, -NIDN0002067907
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 15 Jun 2026 02:08
Last Modified: 15 Jun 2026 02:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142437
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item