Setyawan, Sunarko, -
(2008)
Paradigma Fisiobiologi Pada Pendidikan Dokter Untuk Meningkatkan Daya Saing.
[Pidato Guru Besar]
(Submitted)
![[img]](https://repository.unair.ac.id/style/images/fileicons/text.png) |
Text (Guruh Besar)
172.10.151.PGB.FK Prof. Dr. Sunarko Setyawan, dr., MS..pdf
Download (3MB)
|
Abstract
pendidikan dokter ada dua paradigma keilmuan yang meliputi bidang kajian ilmu untuk biologi yang normal atau seimbang/balance (Fisiologi) dan bidang kajian ilmu biologi yang abnormal/imbalance (Patobiologi) (Hill, 1980). Fisiologi tidak hanya mempelajari fungsi biologis suatu sistem, sel, dan bagian sel tetapi juga mempelajari berbagai mekanisme biologis yang balance hingga tingkat molekuler. Kelestarian hidup manusia harus didukung oleh berbagai proses biologi normal. Sebagai contoh makro kita bisa membaca bersama bahwa seluruh alam jagad raya ini juga ditata dan dikelola secara sempurna seperti yang kita rasakan pada kehidupan di bumi. Kita dapat menikmati adanya siang dan malam, angin dan hujan yang menumbuhkan seluruh kehidupan yang membuat manusia dan makhluk lain bisa hidup di bumi, namun seluruh kehidupan di dunia tersebut tidak ada yang kekal kecuali kekekalan Tuhan Yang Maha Kuasa dan seluruh perubahan di jagad raya. Perubahan juga terjadi pada perjalanan hidup manusia, mulai dari dalam kandungan, bayi, anak, dewasa, tua, dan akhirnya meninggal dunia atau mati. Fenomena tersebut sebenarnya merupakan proses biologi normal.
Actions (login required)
 |
View Item |