Pengaruh Latihan Aerobik Intradialisis Intensitas Ringan terhadap Heart Rate Variability: Penelitian pada Pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir yang Menjalani Hemodialisis Berkelanjutan di Instalasi Dialisis RSUD Dr. Soetomo Surabaya

DILIA RATNA DEWI (2022) Pengaruh Latihan Aerobik Intradialisis Intensitas Ringan terhadap Heart Rate Variability: Penelitian pada Pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir yang Menjalani Hemodialisis Berkelanjutan di Instalasi Dialisis RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012115653122_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (278kB)
[img] Text (BAB I)
012115653122_BAB I.pdf

Download (60kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012115653122_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Pasien Penyakit Ginjal Tahap Akhir (PGTA) yang menjalani hemodialisis (HD) berkelanjutan cenderung mengalami penurunan aktivitas fisik yang meningkatkan risiko kardiometabolik dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat dideteksi secara klinis. Heart Rate Variability (HRV) merupakan metode noninvasif untuk menilai modulasi otonom jantung. Parameter HRV yang umum digunakan yaitu Standard Deviation of Normal-to-Normal intervals (SDNN), root-Mean Square of the Difference of Successive R-R intervals (rMSSD), dan rasio low-frequency (LF)/high-frequency (HF). Intervensi yang meningkatkan HRV seperti latihan secara teori akan memperbaiki fungsi kardiovaskular. Obyektif: Untuk menganalisis pengaruh latihan aerobik intradialisis intensitas ringan terhadap Heart Rate Variability pasien PGTA yang menjalani hemodialisis berkelanjutan. Metode: Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2021. Delapan belas pasien PGTA dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol mengikuti penelitian sampai akhir. Kelompok perlakuan melakukan program latihan aerobik intradialisis intensitas ringan 2 kali seminggu selama 12 minggu. Kedua kelompok diedukasi melanjutkan terapi obat–obatan seperti sebelumnya. Pengukuran HRV dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Hasil: Tidak terdapat peningkatan bermakna nilai SDNN, rMSSD, dan rasio LF/HF setelah intervensi pada kelompok perlakuan (SDNN p=0,126, rMSSD p=0,171, dan rasio LF/HF p=0,258). Besar efek Cohen’s D menunjukkan efek sedang pada nilai SDNN dan rMSSD, serta efek kecil pada rasio LF/HF. Perbandingan ? SDNN, ? rMSSD, dan ? rasio LF/HF didapatkan perbedaan bermakna pada ? SDNN (p=0,034), tetapi tidak didapatkan perbedaan bermakna pada ? rMSSD (p=0,157) dan ? rasio LF/HF (p=0,859) antara kelompok perlakuan dan kontrol di akhir penelitian. Besar efek Cohen’s D menunjukkan bahwa latihan aerobik intradialisis intensitas ringan selama 12 minggu memberikan efek besar untuk ? SDNN, efek sedang untuk ? rMSSD (0,70) serta efek sangat kecil pada ? rasio LF/HF (0,09). Terdapat peningkatan rerata nilai SDNN dan rMSSD dari rentang normatif abnormal menjadi perbatasan abnormal. Kesimpulan: Latihan aerobik intradialisis intensitas ringan selama 12 minggu meningkatkan sebagian parameter HRV secara bermakna pada pasien PGTA yang menjalani hemodialisis berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KK 69 - 23 Dil p
Uncontrolled Keywords: Latihan intradialisis, Penyakit Ginjal Tahap Akhir, Heart Rate Variability
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC870-923 Diseases of the genitourinary system. Urology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
DILIA RATNA DEWINIM012115653122
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDamayanti TinduhNIDN8889900016
Thesis advisorAndriatiNIDN0004016106
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 17 Jun 2026 01:23
Last Modified: 17 Jun 2026 01:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142519
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item