Kania Salsabil Ramadhani, - (2022) Gambaran Anak Korban Kekerasan Pada Tokoh Hye Na Dalam Drama Mini-Series Korea Selatan Mother (2018). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811533087_HALAMAN JUDUL.pdf Download (643kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811533087_BAB I.pdf Download (457kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811533087_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai gambaran tokoh Hye Na yang merupakan anak korban kekerasan oleh ibu biologisnya sendiri dalam drama Korea Selatan Mother (2018). Signifikansi penelitian ini didasari oleh ketertarikan peneliti pada tindak kekerasan anak sebagai isu sosial yang sulit hilang dalam masyarakat khususnya di dalam suatu keluarga. Peneliti menjadikan tokoh Hye Na sebagai objek penelitian dikarenakan penggambaran tokoh Hye Na ditampilkan berbeda dari kebanyakan drama Korea lainnya dalam menggambarkan anak korban kekerasan. Sudut pandang korban menjadi poin utama dalam drama ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode analisis tekstual dengan melihat narasi dialog, pengadeganan, dan elemen lainnya serta konteks budaya untuk menghasilkan interpretasi terkait bagaimana tokoh Hye Na yang merupakan korban kekerasan anak yang digambarkan di dalam drama Mother (2018). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tokoh Hye Na mengalami empat kategori kekerasan, yaitu kekerasan fisik, kekerasan emosional, penelantaran secara fisik, dan penelantaran secara emosional. Melalui tokoh Hye Na, sutradara dan penulis naskah ingin mendobrak mitos dimana anak korban kekerasan selalu berakhir negatif dan rusak. Anak korban kekerasan masih dapat tertolong dan masih memiliki masa depan selama anak tersebut dikemudian hari hidupnya dijamin oleh orang (attachment figure) yang tepat bagi dirinya, yang dapat memberikan dan menyediakan kehangatan, kasih sayang, dan melindunginya dari bahaya dan ketakutan. Tokoh Hye Na yang pada awalnya digambarkan sebagai sosok yang lemah dan tidak berdaya, kemudian perlahan mengalami pengembangan karakter ketika Hye Na berganti attachment figure. Tokoh Hye Na mengalami dua pola attachment yaitu disorganized dan avoidant attachment saat berada dalama asuhan Ja Young, sementara mengalami secure attachment saat berada dalam asuhan Soo Jin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP. K. 03/22 Kan g | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Drama Korea, kekerasan anak, representasi, teori kedekatan | ||||||
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics > P87-96 Communication. Mass media R Medicine > RC Internal medicine > RC554-569.5 Personality disorders. Behavior problems Including sexual problems, drug abuse,suicide, child abuse |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 01:17 | ||||||
| Last Modified: | 17 Jun 2026 01:17 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142528 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


