Penggunaan Pakan Kombinasi Silase Jeroan Ikan dan Dedak Padi Hasil Fermentasi terhadap Biomassa dan Populasi Cacing Sutra (Tubifex tubifex)

Linda Febrianti (2022) Penggunaan Pakan Kombinasi Silase Jeroan Ikan dan Dedak Padi Hasil Fermentasi terhadap Biomassa dan Populasi Cacing Sutra (Tubifex tubifex). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
141811133002_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
141811133002_BAB I.pdf

Download (348kB)
[img] Text (FULLTEXT)
141811133002_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Cacing sutra merupakan pakan alternatif untuk tumbuh dan berkembang bagi benih ikan. Kelebihan dari cacing sutra yaitu memiliki kandungan nutrisi tinggi, gerakannya lambat, ukurannya kecil sesuai dengan bukaan mulut benih ikan dan mudah dicerna. Namun, produksi cacing sutra saat ini masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam, sehingga kualitas dan kuantitasnya tidak dapat dipastikan. Solusi untuk mengatasi ketergantungan cacing sutra pada hasil tangkapan dari alam adalah dengan cara budidaya cacing sutra. Limbah yang dapat digunakan sebagai pakan pada budidaya cacing sutra adalah silase jeroan ikan yang dicampur dengan dedak padi hasil fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan silase jeroan ikan dan dedak padi hasil fermentasi terhadap biomassa dan populasi cacing sutra dan konsentrasi silase jeroan ikan dan dedak padi hasil fermentasi yang optimal untuk meningkatkan biomassa dan populasi cacing sutra. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini adalah P0: lumpur sawah, P1: lumpur sawah + pakan kombinasi (75% silase jeroan ikan dan 25% dedak padi hasil fermentasi), P2: lumpur sawah + pakan kombinasi (50% silase jeroan ikan dan 50% dedak padi hasil fermentasi), dan P3: lumpur sawah + pakan kombinasi (25% silase jeroan ikan dan 75% dedak padi hasil fermentasi) masing-masing perlakuan diulang sebanyak lima kali. Analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya cacing sutra menggunakan pakan kombinasi dari silase jeroan ikan dan dedak padi hasil fermentasi dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh terhadap biomassa dan populasi cacing sutra. Cacing sutra yang dibudidayakan menggunakan pakan kombinasi (25% silase jeroan ikan dan 75% dedak padi hasil fermentasi) menghasilkan biomassa mutlak dan populasi mutlak terbaik yaitu 22 gram dan 7.147 individu, yang berbeda nyata dengan biomassa mutlak dan populasi mutlak yang dihasilkan dari budidaya pada perlakuan kontrol lumpur sawah. Kata Kunci: Cacing sutra, silase jeroan ikan, dedak padi hasil fermentasi, biomassa mutlak, populasi mutlak

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A 40 - 23 Lin p
Uncontrolled Keywords: Silkworm, silage of fish viscera, fermented rice bran, absolute biomass, absolute population
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
Linda FebriantiNIM141811133002
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLAKSMI SULMARTIWINIDN197203021997022001
Thesis advisorNINA NURMALIA DEWINIDN199209232019032026
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 17 Jun 2026 03:14
Last Modified: 17 Jun 2026 03:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142553
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item