Pengaruh Probiotik dan Vitamin C terhadap Kadar Hormon Estrogen dan Testosteron Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Betina Akibat Induksi Kadmium.

ALIEFIA MAULLANI, - (2022) Pengaruh Probiotik dan Vitamin C terhadap Kadar Hormon Estrogen dan Testosteron Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Betina Akibat Induksi Kadmium. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (511kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (60kB)
[img] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kadmium, penambahan suplemen pakan dan keefektifan suplemen pakan terhadap kadar hormon estrogen dan testosteron Oreochromis niloticus betina yang terpapar kadmium. Penelitian ini menggunakan 36 ekor ikan betina. Perlakuan dilakukan dengan induksi kadmium konsentrasi 0; 0,3 dan 0,6 mg/L dan penambahan suplemen pakan. Perlakuan dilakukan selama 14 hari dengan kelompok perlakuan meliputi pakan komersial (PK); pakan komersial probiotik (PK+PR); pakan komersial vitamin C (PK+Vit.C) serta pakan komersial probiotik vitamin C (PK+PR+Vit.C). Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium dengan total 12 macam uji perlakuan terhadap perbedaan jenis suplemen pakan yang diberikan dan besar konsentrasi kadmium yang dipaparkan. Pengujian kadar hormon estrogen dan testosteron menggunakan metode ELISA. Analisis data dilakukan dalam bentuk deskriptif dari hasil pengukuran kadar estrogen dan testosteron ikan betina dalam bentuk histogram. Hasil menunjukkan bahwa paparan kadmium dapat menurunkan kadar produksi estrogen dan testosteron ikan bertina pada pengujian tanpa penambahan suplemen pakan yakni pada perlakuan (PK+Cd 0 mg/L) menunjukkan kadar estrogen sebesar 257,95 ng/L yang kemudian mengalami penurunan pada perlakuan (PK+Cd 0,3 mg/L) menjadi 241,85 ng/L yang selanjutnya menurun menjadi 211,18 ng/L pada perlakuan (PK+Cd 0,6 mg/L). Sama halnya dengan kadar testosteron pada perlakuan (PK+Cd 0 mg/L) mencapai kadar sebesar 257,95 ng/L yang kemudian menurun hingga 155,69 ng/L (PK+Cd 0,3 mg/L) dan 183,43 ng/L (PK+Cd 0,6 mg/L). Kemudian, pemberian suplemen pakan probiotik dan vitamin C dapat meminimalisir toksisitas kadmium yang ditandai dengan peningkatan kadar estrogen dan testosteron ketika dibandingkan dengan tanpa penambahan suplemen pakan. Vitamin C berpotensi lebih baik sebagai zat antioksidan terhadap radikal bebas dalam meminimalisir toksisitas kadmium dan kemampuan dalam menstabilkan kadar hormon akibat paparan kadmium. "

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FST.B 17 - 23 Ali p
Uncontrolled Keywords: Cadmium, Estrogen, Female Oreochromis niloticus, Probiotics, Testosterone, Vitamin C
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsNIM
ALIEFIA MAULLANI, -NIM081811433073
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorALFIAH HAYATI, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 17 Jun 2026 04:27
Last Modified: 17 Jun 2026 04:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142572
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item