AMANDA PRATAMA, - (2022) Analisis Luaran Klinis Dan Radiologis Total Knee Replacement Jenis Implan Posterior Stabilized Knee Menggunakan Femoral Cutting Jig All In One Dan Four In One Studi Cross Sectional Retrospektif. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
011618126303-HAL JUDUL.pdf Download (189kB) |
|
|
Text (BAB 1)
011618126303-BAB 1.pdf Download (57kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011618126303.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Total Knee Arthroplasty (TKA) diindikasikan sebagai tatalaksana untuk osteoartritis lutut stadium akhir. Implan posterior-stabilized (PS) adalah salah satu implan TKA dengan berbagai variasi desain komponen, salah satunya jig untuk memotong komponen femur. Namun, sedikit info tentang bagaimana perbedaan desain tersebut terhadap hasil operasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengukuran radiologis pasca operasi dan fungsional outcome dari pasien yang menjalani TKA menggunakan desain implant all in one dan four in one. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan studi komparatif retrospektif menilai parameter klinis dan radiologis pasca operasi pasien yang menjalani TKA menggunakan implan PS dari 2018 hingga 2019. Sampel pasien dibagi menjadi dua kelompok : all in one dan four in one. Data demografi, durasi operasi, temuan radiologis pasca operasi, dan fungsional outcome setelah dua tahun dikumpulkan dan dibandingkan. Hasil : Sebanyak 96 pasien dilibatkan dalam penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok, 55 pasien dalam kelompok all in one, dan 41 pasien dalam kelompok four in one. Mayoritas pasien pada kedua kelompok adalah perempuan, berusia > 60 tahun, overweight (BMI > 25) dan dengan skor ASA II. Ditemukan bahwa durasi operasi secara signifikan lebih pendek pada kelompok all in one dibandingkan dengan kelompok four in one (128.00 ± 36.24 vs. 210.61 ± 57.54, p = 0,000). Tidak didapatkan perbedaan yang signifikan pada pengukuran sudut ?, ?, ? dan ? (p = 0,476, 0,273, 0,594, dan 0,818). Fungsional outcome (SF-12, KSS, dan KOOS) pasca operasi juga menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan yang signifikan pada fungsional outcome dan pengukuran radiologis pasca operasi antara implan all – in - one& four – in - one.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.OT 01 - 23 Ama a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Knee arthroplasty, Osteoarthritis, Cutting jig, Posterior - stabilized. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 03:54 | |||||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 03:54 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142626 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


