KEKERASAN SIMBOLIK SALES PROMOTION GIRL (SPG) ROKOK DI AGENSI SPG

AHMAD WILDAN HABIBI, - (2022) KEKERASAN SIMBOLIK SALES PROMOTION GIRL (SPG) ROKOK DI AGENSI SPG. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
072024753003 HALAMAN I.pdf

Download (251kB)
[img] Text (BAB I)
072024753003 BAB I.pdf

Download (77kB)
[img] Text (FULL TEXT)
072024753003.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan marak terjadi di Indonesia. Kekerasan seksual merupakan isu yang berkaitan dengan hak dan pentingnya perlindungan bagi Perempuan. Setiap tempat publik dan privat di Indonesia tidak ada yang dapat menjamin kenyamanan bagi Perempuan dari resiko kekerasan seksual. Studi ini dilakukan pada tahun 2021. Studi ini melihat kekerasan simbolik yang terjadi pada SPG Rokok di Kota Surabaya. Kekerasan simbolik yang terjadi pada SPG Rokok di Lingkungan Kerja memiliki makna dan simbol yang dibudayakan oleh pelaku kekerasan. Studi ini menggunakan teori kekerasan simbolik dari Pierre Bourdie. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpukan data yang digunakan meliputi observasi dan wawancara mendalam. Subjek penelitian dalam studi ini adalah SPG Rokok yang tergabung dalam Agensi SPG di Lingkungan Sosial Kota Surabaya. Peneliti menggunakan teknik analisis kualitatif secara umum dari Creswell. Studi ini menemukan bentuk-bentuk kekerasan simbolik pada SPG Rokok dan kategori kekerasan simbolik baru dari pengembangan Teori Pierre Bourdieu. Peneliti juga menjelaskan habitus, modal dan ranah yang menyebabkan seseorang melakukan kekerasan simbolik pada SPG Rokok. Studi ini menghasilkan proposisi bahwa salah satu faktor penyebab kekerasan simbolik adalah budaya patriarki yang melekat pada pelaku kekerasan. Studi ini menyimpulkan bahwa kekerasan simbolik yang terjadi pada SPG Rokok telah menjadi budaya dalam beberapa kelompok masyarakat. Perempuan termasuk SPG Rokok dapat melakukan perlawanan terkait kekerasan seksual. Perlawanan tersebut dapat dilakukan dengan melaporkan kasus kekerasan, melakukan kritik pada budaya yang menyimpang dan melakukan serangan kepada para pelaku kekerasan seksual seperti berteriak, memukul, bertahan dan menghindar. Dengan adanya laporan kasus kekerasan seksual dan keberanian perempuan untuk melakukan perlawanan, maka dapat meminimalisir adanya kasus kekerasan seksual terhadap perempuan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.FISIP.S 03 - 23 Ahm k
Uncontrolled Keywords: Kekerasan Simbolik, Kekerasan Seksual dan SPG Rokok
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1176-1281 Social influence. Social pressure
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
AHMAD WILDAN HABIBI, -NIM072024753003
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSITI MAS UDAH, -NIP197908052007012001
Thesis advisorBAGONG SUYANTO, -NIP196609061989031002
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 18 Jun 2026 05:08
Last Modified: 18 Jun 2026 05:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142631
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item