Pradnya Wicaksana (2022) Penguatan Perlindungan Hukum Terhadap Kebebasan Akademik Di Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
031911133180_HALAMAN JUDUL.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
031911133180_BAB I.pdf Download (217kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
031911133180_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Kebebasan akademik pada dasarnya adalah kebebasan individu, baik sebagai sivitas akademika atau atas namanya sendiri, untuk melakukan aktivitas terkait penemuan dan penyebaran informasi dan ide, dimana pelaksanaan aktivitas tersebut dilindungi secara penuh oleh hukum HAM. Eksistensinya secara independen maupun interdependen berdasar pada hak atas kebebasan berpendapat dan berekspresi, hak untuk mencari, memperoleh, dan menyampaikan informasi, hak atas kebebasan berkumpul dan berserikat, hak atas pendidikan, dan hak untuk mendapatkan manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi. Ditambah pula, perlindungan hukumnya harus memiliki dua komponen yakni perlindungan kebebasan sivitas akademika dan otonomi institusi. Namun sayangnya, perlindungan hukum terkait kebebasan akademik di Indonesia masih belum selaras dengan standar-standar HAM internasional. Kelemahan secara regulasi ini juga dibarengi dengan realita sosio-politik Indonesia yang sedang dirundung oleh regresi demokrasi di era kepresidenan Joko Widodo (Jokowi). Kembalinya politik otoritarian tersebut juga tertranslasikan pada permasalahanpermasalahan di ruang-ruang akademik yang melanggar kebebasan akademik. Lanskap tersebut pada akhirnya merupakan bentuk pelanggaran HAM di Indonesia. Penelitian ini berfokus untuk menemukan konstruksi yuridis yang dapat memperkuat perlindungan hukum kebebasan akademik di Indonesia. Penemuan konstruksi yuridis tersebut dalam penelitian ini akan menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tipologi reform-oriented research. Konstruksi yuridis tersebut akan didasarkan pada hukum internasional, laporan dari Special Rapporteur Perserikatan BangsaBangsa dan Universal Periodic Review, serta deklarasi-deklarasi dan prinsip yang disusun oleh masyarakat sipil terkait kebebasan akademik. Hasil penelitian ini adalah reformulasi dalam perihal definisi dan ruang lingkup kebebasan akademik, penekanan tanggung jawab negara dalam melindungi kebebasan akademik, serta reformulasi pembatasan pelaksanaan kebebasan akademik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FH 210 - 23 Pra p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kebebasan Akademik, Hak Asasi Manusia, Konstruksi Yuridis, Reform-Oriented Research | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3154-3370 Constitutional law > K3224-3278 Individual and state L Education > LB Theory and practice of education > LB5-3640 Theory and practice of education > LB2300-2430 Higher education > LB2381-2391 Academic degrees |
||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 06:14 | ||||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 06:14 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142636 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


