Caeleb Fabrizio Sudarsono (2022) Pengaruh Penambahan Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG) Terhadap Porositas Kalsium Hidroksida. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133169_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133169_BAB I.pdf Download (119kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133169_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan penyakit tidak menular yang sangat umum ditemukan di semua kelompok umur dan dialami hampir 3,5 miliar penduduk dunia. Pada karies yang membahayakan jaringan pulpa, dapat dilakukan perawatan pulp capping baik secara direct maupun indirect. Salah satu sifat fisik yang dimiliki oleh bahan pulp capping adalah porositas material. Bahan yang paling sering digunakan untuk perawatan pada pulp capping pada perforasi pulpa adalah Ca(OH)2. Namun, Ca(OH)2 memiliki pH tinggi yang menyebabkan tingkat porositas suatu bahan menjadi rendah. Sehingga, diperlukan bahan tambahan dengan pH yang lebih rendah untuk meningkatkan porositas seperti Epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Porositas yang tinggi dapat memfasilitasi perkembangan sel dan pertukaran ion. Namun, hingga saat ini porositas kombinasi EGCG dengan Ca(OH)2 masih belum jelas, sehingga perlu diteliti. Tujuan: Menjelaskan perbedaan ukuran pori dan porositas bahan kalsium hidroksida (Ca(OH)2) setelah penambahan Epigallocatechin-3-gallate (EGCG). Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian berupa post test only control group design yang menggunakan 16 sampel untuk setiap kelompok kontrol dan perlakuan. Sampel dari setiap kelompok diamati dengan alat SEM, dianalisis dengan software ImageJ, dan diuji dengan independent T-test. Hasil: Kombinasi Ca(OH)2 dan EGCG sebagai kelompok perlakuan menghasilkan rerata ukuran pori dan porositas lebih besar daripada kelompok kontrol, yaitu 3,34 ?m untuk ukuran pori dan 32,61% untuk porositas. Kesimpulan: Ukuran pori dan porositas pada kombinasi kalsium hidroksida dengan EGCG mengalami peningkatan dibandingkan dengan kalsium hidroksida yang tidak dikombinasikan dengan EGCG.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 94 - 23 CAE p | ||||
| Uncontrolled Keywords: | EGCG, Ca(OH)2, porositas, ukuran pori. | ||||
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry | ||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | ||||
| Creators: |
|
||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | ||||
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:29 | ||||
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:29 | ||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142667 | ||||
| Sosial Share: | |||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


