Humanitarianisme di Indonesia: Pendekatan Domestik dan Internasional sebagai Upaya Penanganan Isu Pengungsi dan Pencari Suaka Pasca Kemunculan Pandemi COVID-19

ALEXANDER YUDHO PRATAMA, - (2022) Humanitarianisme di Indonesia: Pendekatan Domestik dan Internasional sebagai Upaya Penanganan Isu Pengungsi dan Pencari Suaka Pasca Kemunculan Pandemi COVID-19. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
071911233071 HALAMAN I.pdf

Download (508kB)
[img] Text (BAB I)
071911233071 BAB I.pdf

Download (466kB)
[img] Text (FULL TEXT)
071911233071.pdf
Restricted to Registered users only

Download (24MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang menjadi lokasi penampungan sementara pengungsi dan pencari suaka menuju destinasi yang mereka inginkan. Meskipun Indonesia tidak meratifikasi Konvensi Pengungsi 1951, kehadiran pengungsi di Indonesia mengalami lonjakan yang signifikan akibat penutupan daerah perbatasan dari beberapa negara. Selain itu, pandemi COVID-19 juga menyebabkan sifat isolasionisme negara-negara resipien meningkat. Menggunakan pendekatan humanitarianisme, penulis berargumen bahwa Indonesia perlu menyeimbangkan penanganan di ranah domestik dan internasional untuk melindungi hak hidup pengungsi dan pencari suaka. Melalui tulisan ini, terdapat bukti bahwa Indonesia memiliki celah di bidang kesehatan dan administrasi kependudukan yang perlu diperbaiki agar sesuai dengan perspektif masyarakat kosmopolitan. Terdapat pula disrupsi di bidang koordinasi dengan Lembaga Swadaya Masyarakat dalam rangka mencapai gerakan kolektif demi kesejahteraan pengungsi dan pencari suaka di Indonesia. Salah satu solusi yang diberikan oleh Indonesia adalah melalui kerja sama dengan UNHCR dalam proses deteksi dan verifikasi untuk memastikan legalitas individu terdampak. Selain itu, Indonesia juga mendukung upaya pemberdayaan kerja bagi pengungsi dan pencari suaka di Indonesia. Sebagai langkah penutup, pemerintah Indonesia juga berperan untuk proses repatriasi pengungsi dan pencari suaka ke negara asal yang dianggap telah memasuki kondisi aman. Penulis menawarkan beberapa solusi reformis untuk masalah ini, dalam lingkup domestik dan internasional. Di lingkup domestik, pemerintah dapat mengintegrasikan penduduk lokal dengan pengungsi dan pencari suaka untuk menciptakan level penerimaan yang signifikan. Terdapat juga proses integrasi data untuk memudahkan individu terdampak untuk mencari informasi yang dibutuhkan. Di lingkup internasional, penulis merekomendasikan transformasi konsep jaminan keamanan bagi pengungsi dan pencari suaka. Jaminan keamanan yang diberikan melingkupi pemberian kuota vaksin yang didukung oleh COVAX.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.HI 57 - 23 Ale h
Uncontrolled Keywords: Indonesia, humanitarianisme, pengungsi, pencari suaka, vaksinasi, COVID-19
Subjects: H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform > HN1-995 Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM
ALEXANDER YUDHO PRATAMA, -NIM071911233071
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorM. MUTTAQIEN, -NIP197301301999031001
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 19 Jun 2026 03:55
Last Modified: 19 Jun 2026 03:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142727
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item