Octavia Novita Sari, - (2022) Elimination Strategy: Keberhasilan Kebijakan Eliminasi Covid-19 Di Selandia Baru. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071811233001_HALAMAN JUDUL.pdf Download (366kB) |
|
|
Text (BAB I)
071811233001_BAB I.pdf Download (378kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071811233001_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (798kB) | Request a copy |
Abstract
Munculnya Covid-19 sebagai virus yang menyebar dengan cepat di seluruh dunia, menjadi ancaman keamanan manusia dalam tingkat kesehatan. Hal ini pun menjadikan Selandia Baru bersama Jacinda Ardern selaku Perdana Menteri berupaya untuk menekan laju kendali persebaran Covid-19 seminimal mungkin dengan menerapkan strategi eliminasi. Berangkat dari fenomena tersebut, penelitian ini membahas strategi apa saja yang diterapkan oleh Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern untuk mejadi salah satu negara terbaik dalam menangani Covid-19. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penelitian ini menggunakan tiga kerangka pemikiran yaitu, kerangka pertama analisis geospasial Covid-19. Kerangka kedua yaitu model kepemimpinan Era Society 5.0. Kerangka ketiga, kepercayaan Jacinda Ardern pada kontribusi ilmu pengetahuan yang digunakan sebagai landasan saat mengambil kebijakan negara. Dari ketiga kerangka pemikiran tersebut, penulis berargumen bahwa untuk merespon pandemi Covid-19, Perdana Menteri Jacinda Ardern menerapkan strategi kebijakan eliminasi untuk mengantarkan Selandia Baru menjadi salah satu negara terbaik dalam menangani Covid-19. Temuan dalam penelitian ini memperkuat argumen penulis di atas dengan data kemenangan Selandia Baru dalam menangani Covid-19 dikarenakan adanya penerapan strategi eliminasi Covid-19 yang dibagi menjadi dua bagian yakni strategi eliminasi non-farmasi berupa pembatasan wilayah negara ataupun isolasi dan karantina, kedua strategi eliminasi farmasi yakni penerapan vaksinasi di seluruh warga Selandia Baru untuk memperkuat daya tahan tubuh dari mutasi virus Covid-19. Dengan demikian, penerapan kedua strategi eliminasi tersebut mampu menjadikan Selandia Baru dinyatakan menang dari pandemi Covid-19
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.HI.12/22 Oct e | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Covid-19, Selandia Baru, Jacinda Ardern, Strategi Eliminasi Non-Farmasi, Strategi Eliminasi Farmasi | ||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 02:10 | ||||||
| Last Modified: | 22 Jun 2026 02:10 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142780 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


