Brillian Bachrul Ilmi, - (2022) Pilihan Strategi Tiongkok Dalam Perang Dagang AS-Tiongkok 2018-2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071711233056_HALAMAN JUDUL.pdf Download (410kB) |
|
|
Text (BAB I)
071711233056_BAB I.pdf Download (236kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071711233056_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perang Dagang dipicu oleh berbagai banyak hal, kedatangan Donald Trump dalam kepemimpinan Amerika Serikat memantapkan bahwa kebijakan halangan terhadap perdagangan yang akan diterapkan dua tahun semenjak terpilihnya Trump. Terdapat beberapa alasan yang diutarakan untuk menjustifikasi tariff barriers dan non-tariff barriers AS, diantaranya adalah praktik tidak adil dalam perdagangan yang dilakukan Tiongkok dan tuduhan atas pengambilan properti intelektual oleh Tiongkok. Sehingga pada 6 Juli 2018, AS melakukan finalisasi untuk menggunakan strategi tariff barriers terhadap Tiongkok sebesar 25% terhadap produk impor Tiongkok. Pada hari yang sama Tiongkok juga membalas tariff barriers AS dengan memberikan tariff barriers pula sebesar 25% Terhadap produk impor AS. Akibatnya AS-Tiongkok masuk dalam fenomena perang dagang. Dalam dua periode perang dagang, dan empat ronde kenaikan tarif semuanya Tiongkok memberikan balasan terhadap tariff barriers yang dinisiasi oleh AS. Tetapi dalam perang dagang, Tiongkok tidak pernah membalas dengan memberikan NTB setimpal seperti pada tariff barriers. Sehingga timbul pertanyaan mengapa Tiongkok hanya memberikan balasan terhadap tariff barriers dan tidak memberikan NTB. Penelitian ini ditujukan untuk menjawab pertanyaan hal tersebut melalui definisi strategi Clausewitz untuk menjelaskan keunikan pemilihan strategi Tiongkok tersebut.Terdapat tiga dasar strategi yang didefinisikan oleh Clausewitz bahwa pembentukan strategi didasari oleh tujuan, kapabilitas, dan peluang serta probabilitas. Dari trinitas dasar tersebut, penulis mencoba menjelaskan alasan mengapa Tiongkok mengedepankan penggunaan strategi tariff barriers plus sesekali mengkombinasikannya dengan manipulasi mata uang, dibandingkan dengan menggunakan strategi NTB.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.HI.16/22 Bri p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tiongkok, Amerika Serikat, Perang Dagang, Tariff Barriers, Non-Tariff Barriers, Strategi. | ||||||
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 02:38 | ||||||
| Last Modified: | 23 Jun 2026 02:38 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142871 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


