Analisis Kontribusi Northern Triangle Of Central America (NToCA) Terhadap Tingginya Angka Korban Human Trafficking Di Amerika Serikat

Hugo Muhammad Alwi, - (2022) Analisis Kontribusi Northern Triangle Of Central America (NToCA) Terhadap Tingginya Angka Korban Human Trafficking Di Amerika Serikat. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071711233078_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (666kB)
[img] Text (BAB I)
071711233078_BAB I.pdf

Download (185kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071711233078_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Amerika Serikat menjadi salah satu negara dengan tingkat human trafficking tertinggi di dunia. Sejak tahun 2016 angka peningkatan kasus human trafficking terus mengalami peningkatan dan mencapai kasus tertinggi pada tahun 2019 sebanyak 15.222 orang. Amerika Serikat diidentifikasi menjadi sumber utama dan transit kasus human trafficking dengan mayoritas korban wanita dan anak-anak. Selain itu korban perdagangan manusia yang terbia ke dalam segala ras, tingkat pendidikan, jenis kelamin dan kewarganegaraan seringkali dipaksa dan dibujuk dengan perjanjian palsu, pernikahan paksa, jeratan hutang kerja paksa, dan eksploitasi anak. Menyikapi tingginya angka human trafficking di Amerika Serikat, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam mengurangi jumlah kasus tersebut sepertti pengesahan Undang-Undang yang befokus pada pencegahan dan perlindungan bagi para penyintas human trafficking. Tidak hanya itu, Departemen of State (DOS) secara ruti mengkaji terkait upaya pemerintah dalam menangani kasus human trafficking. Hal ini terlihat secara konsisten Amerika Serikat berada diposisi Tier 1 yang mana pada posisi tersebut Amerika Serikat dianggap memenuhi standar dalam menyikapi dan memproteksi kasus human trafficking. Meskipun sudah berada pada posisis Tier 1, namun jumlah kasus perdagangan manusia tetap mengalami peningkatan dalam kurun waktu 2016-2018. Korban yang terindentifikasi yang berasal dari Amerika Latin menduduki peringkat pertama terbanyak tiap tahunnya. Korban-korban tersebut berasal dari negara-negara Norther Triangle of Central America (NToCA) yang terdiri dari El Savador, Guatemala, dan Honduras. Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan bagaimana kontribusi negara-negara di NToCA terhadap tingginya angka korban human trafficking di Amerika Serikat. Penulis kemudian mengelaborasikan teori push and pull dalam menganalisis peningkatan human trafficking di Amerika Serikat dan mengaitkannya dengan aspek ekonomi, politik dan sosio-kultur. Dari hasil analisi tersebut maka penulis berasumsi bahwa kontribusi NToCA terhadap tingginya angka korban human trafficking di Amerika Serikat dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penarik dari masing-masing negara.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.HI.18/22 Hug a
Uncontrolled Keywords: Human Trafficking, Amerika Serikat, NToCA
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM
Hugo Muhammad Alwi, -NIM071711233078
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMOCH. YUNUS, -NIDN0025107304
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 23 Jun 2026 03:00
Last Modified: 23 Jun 2026 03:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142878
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item