Asertivitas Argentina Dalam Sengketa Kepulauan Malvinas Periode Kepemimpinan Nestor Kirchner 2003-2007

Edoardo Mario Angelo Laliuda, - (2022) Asertivitas Argentina Dalam Sengketa Kepulauan Malvinas Periode Kepemimpinan Nestor Kirchner 2003-2007. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071711233106_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (388kB)
[img] Text (BAB I)
071711233106_BAB I.pdf

Download (118kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071711233106_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (766kB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Kepulauan Malvinas merupakan kepulauan yang berada di Samudera Atlantik dan berjarak 200 mil dari Argentina. Secara geografis, Kepulauan Malvinas merupakan kepulauan yang termasuk ke dalam wilayah dari negara Argentina. Namun, sejak abad ke-15 Kepulauan Malvinas telah menjadi sengketa antara Argentina dengan Inggris. Dalam hal ini, Argentina melakukan klaim terhadap pulau tersebut dikarenakan letak geografis yang memang berdekatan. Penduduk di kepulauan Malvinas dianggap Argentina bukanlah penduduk asli dari kepulauan tersebut, tetapi penduduk Inggris yang bermigrasi ke Kepulauan Malvinas dikarenakan pemerintah Inggris memindahkannya pada tahun 1833. Dinamika sengketa dan perebutan ini berlangsung sejak sebelum Perang Malvinas pada tahun 1982. Berbagai upaya dilakukan oleh Argentina dalam melakukan klaim terhadap Kepulauan Malvinas. Hingga kemudian pada masa kepemimpinan Nestor Kirchner, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Argentina lebih asertif dari periode sebelumnya pasca kalahnya Argentina pada Perang Malvinas. Melalui hal tersebut kemudian muncullah pertanyaan mengapa pada masa kepemimpinan Nestor Kirchner, kebijakan Argentina lebih asertif dari sebelumnya. Penelitian ini kemudian menjawab pertanyaan tersebut menggunakan kerangka teori negosiasi distributive serta distributive bargaining. Lebih lanjut, Dalam penelitian ini penulis juga mengumpulkan data melalui berbagai sumber seperti pernyataan resmi kenegaraan maupun sumber daring lainnya. Hingga berdasarkan analisis data, penulis menemukan hipotesis bahwa Kebijakan Argentina di Era Kirchner terhadap Inggris dalam sengeketa Malvinas menunjukkan lebih asertif dibandingkan periode sebelumnya disebabkan oleh upaya Kirchner untuk mengubah posisi Argentina melalui peningkatan bargaining power dalam proses negosiasi sengketa Kepulauan Malvinas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 S.FISIP.HI.24/22 Edo a
Uncontrolled Keywords: Argentina, Inggris, Kepulauan Malvinas, dan Bargaining Power
Subjects: J Political Science > JZ International relations > JZ5-6530 International relations
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsNIM
Edoardo Mario Angelo Laliuda, -NIM071711233106
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorMOCH. YUNUS, -NIDN0025107304
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 24 Jun 2026 02:27
Last Modified: 24 Jun 2026 02:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/142920
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item