Ardyta Lintang Maheswari (2022) Mekanisme Dysgeusia (Disfungsi Indra Pengecap) Akibat Infeksi SARS-CoV-2 (Narrative Review). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021911133061_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
021911133061_BAB I.pdf Download (102kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021911133061_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang: Indra pengecap bersama indra penciuman memegang peran penting dalam menunjang kualitas hidup seseorang. Gangguan pada fungsi indra pengecap atau dysgeusia, mekipun bukan kondisi yang mengancam jiwa namun dapat menurunkan kualitas hidup seorang individu secara signifikan. Terdapat berbagai faktor penyebab terjadinya gangguan indra pengecap salah satunya akibat infeksi severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS CoV-2). Dysgeusia yang merupakan gangguan kemosensoris yang paling sering dijumpai pada pasien COVID-19 dan umumnya dialami oleh pasien yang tidak bergejala. Dysgeusia juga merupakan gejala awal COVID-19 yang timbul mendahului gejala-gejala lain. Beberapa hal tersebut menjadikan gangguan indra pengecap sebagai gejala penting COVID-19 yang perlu untuk dikenali. Tujuan: Mengungkap mekanisme dysgeusia akibat infeksi virus SARS-CoV-2 pada pasien COVID-19. Metode: Sumber pustaka yang digunakan dalam penyusunan artikel melalui beberapa database dengan deskripsi terkait dysgeusia, chemosensitive disorders, dan neurologic manifestation pada pasien COVID-19. Hasil: Studi menunjukan bahwa terdapat beberapa kemungkinan mekanisme terjadinya dysgeusia pada pasien COVID-19 diantaranya adalah neurotropisme, kerusakan taste buds secara langsung, ketidakseimbangan angiotensin II, pengaruh sitokin pro-inflamasi, perubahan pada saliva dan kelenjar saliva, serta perubahan pada homeostasis zinc. Kesimpulan: Mekanisme utama terjadinya dysgeusia pada pasien COVID-19 adalah neurotropisme pada sistem persarafan olfaktori dan trigeminus serta kerusakan pada taste buds.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG 145 - 23 ARD m | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | dysgeusia, chemosensitive disorders, neurologic manifestation, COVID-19 | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Ika Rudianto | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:25 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:25 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143220 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


