Estimasi Usia Berdasarkan Erupsi Gigi Molar Ketiga Menggunakan Metode Gunst dan Mesotten di Surabaya

Stefani Tiarma Junita Malau (2022) Estimasi Usia Berdasarkan Erupsi Gigi Molar Ketiga Menggunakan Metode Gunst dan Mesotten di Surabaya. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
021911133152_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (4MB)
[img] Text (BAB I)
021911133152_BAB I.pdf

Download (131kB)
[img] Text (FULLTEXT)
021911133152_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar belakang: Salah satu elemen penting dari praktik forensik adalah kemampuan penentuan estimasi usia dengan salah satu indikasinya yaitu membantu proses pidana menentukan apakah individu tersebut akan didakwa sebagai orang dewasa atau anak di bawah umur. Hal ini penting karena sangat berpengaruh dalam pemberian hukuman atau sanksi kepada pelaku tindak pidana, dimana hukuman atau sanksi bagi pelaku usia anak lebih ringan daripada pelaku usia dewasa. Gigi molar ketiga merupakan satu-satunya gigi yang masih dalam tahap perkembangan pada usia diatas 14 tahun sehingga dijadikan sebagai indikator dalam memperkirakan usia dewasa muda yaitu usia 16-22 tahun. Tujuan: Menganalisis akurasi estimasi usia dengan menggunakan metode Gunst and Mesotten pada populasi berusia 16-22 tahun di Surabaya. Metode: 112 sampel, 56 laki-laki dan 56 perempuan berusia 16-22 tahun dianalisis dengan menggunakan metode Gunst and Mesotten. Hasil: Pada sampel laki-laki terdapat selisih usia dental dengan usia kronologis sebesar -0,60 yang berarti bahwa estimasi usia dental pada sampel laki-laki lebih muda 0,60 tahun dibandingkan usia kronologisnya, sedangkan pada sampel perempuan terdapat selisih usia dental dengan usia kronologis sebesar 0,71 yang berarti bahwa estimasi usia dental pada sampel perempuan lebih muda 0,71 tahun dibandingkan usia kronologisnya. Kesimpulan: Estimasi usia berdasarkan gigi molar ketiga menggunakan metode Gunst and Mesotten dapat diaplikasikan pada populasi berusia 16-22 tahun di Surabaya namun terdapat perbedaan signifikan dengan rata-rata selisih usia dental dengan usia kronologis sampel laki-laki sebesar -0,60, sedangkan pada sampel perempuan, rata-rata selisih usia dental dengan usia kronologis adalah -0,71.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FKG 146 - 23 STE e
Uncontrolled Keywords: Gigi Molar Ketiga, Estimasi Usia, Metode Gunst and Mesotten
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA1001-1171 Forensic medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM
Stefani Tiarma Junita MalauNIM021911133152
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorArofi KurniawanNIDN0004088703
Thesis advisorBeta Novia RizkyUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 29 Jun 2026 08:36
Last Modified: 29 Jun 2026 08:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143222
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item