ALVITO ARYO PANGESTU, - (2022) Pemodelan Indeks Pembangunan Gender di Indonesia Berdasarkan Pendekatan Regresi Data Panel. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
081811833045-HAL JUDUL.pdf Download (180kB) |
|
|
Text (BAB 1)
081811833045-BAB 1.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
081811833045.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kesetaraan gender adalah ketika semua orang menerima perlakuan yang setara dan tidak mendapatkan diskriminasi terkait gender. Indonesia berada pada peringkat 101 dari 156 negara dalam hal kesenjangan gender. Kesetaraan gender perlu ditingkatkan dalam segala bidang kehidupan dengan meningkatkan suatu indeks pengukuran, salah satunya adalah Indeks Pembangunan Gender (IPG). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan IPG beserta faktor-faktor yang diduga berpengaruh, memodelkan IPG di Indonesia berdasarkan pendekatan regresi data panel, dan menginterpretasikan faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap IPG. Regresi data panel merupakan analisis regresi yang menggunakan kombinasi data cross section dan time series. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder IPG beserta faktor-faktor yang diduga berpengaruh di Indonesia tahun 2016 – 2020. Berdasarkan uji Chow dan Hausman dengan tingkat signifikansi sebesar 5%, didapatkan p-value sebesar 0,00 dan 0,0379 sehingga estimasi model regresi panel terbaik yang dihasilkan pada penelitian ini adalah Fixed Effect Model (FEM) dengan MSE dan R^2 sebesar 0,0289 dan 99,741%. Dengan tingkat signifikansi sebesar 5% pula, estimasi model FEM tersebut sudah memenuhi asumsi klasik, yaitu asumsi normalitas galat, multikolinieritas, dan heteroskedastisitas. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap IPG, dengan tingkat signifikansi sebesar 5%, adalah Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), Angka Partisipasi Sekolah (APS) tingkat SD dan SMA. Dengan demikian, setiap peningkatan satu persen IDG akan meningkatkan IPG sebesar 0,0151 kali dengan syarat variabel prediktor lain dianggap konstan. Kemudian, setiap peningkatan satu persen APS tingkat SD akan meningkatkan IPG sebesar 0,2621 kali dengan syarat variabel prediktor lain dianggap konstan. Selain itu, setiap peningkatan satu persen APS tingkat SMA akan meningkatkan IPG sebesar 0,1018 kali dengan syarat variabel prediktor lain dianggap konstan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan acuan oleh Kemenpppa RI dalam menentukan kebijakan untuk meningkatkan IPG berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FST.S 15 - 23 Alv p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Kesetaraan Gender, Indeks Pembangunan Gender (IPG), Regresi Data Panel | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics Q Science > QA Mathematics > QA299.6-433 Analysis |
|||||||||
| Divisions: | 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Statistika | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | |||||||||
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:10 | |||||||||
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:10 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143248 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


