ALAMANCO KARDINOV KAMARDIKAN (2022) Perbandingan Efek Durasi Paparan Olmesartan Terhadap Penghambatan Diferensiasi Sel Interstitial Katup Kelinci Menjadi Miofibroblas Berdasarkan Ekspresi Alpha Smooth Muscle Actin. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728136306_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
011728136306_BAB I.pdf Download (707kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728136306_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar Belakang : Penyakit jantung rematik merupakan sekuele terminal dari proses valvulitis demam reumatik akut. Profilaksis sekunder dengan antiobiotik jangka panjang memiliki compliance yang rendah dan efektivitas yang kurang memuaskan. Studi menunjukkan diferensiasi sel interstitial katup menjadi miofibroblas berperan penting dalam proses remodelling dan fibrosis katup. Pemberian olmesartan sebagai agen yang bekerja sebagai inhibitior pada reseptor angiotensin II tipe 1 (AT1) dapat menghambat jalur SMAD dependent dan MAPK/ERK (Mitogen-Activated Protein Kinase/ Extracellular signal-Regulated Kinases) yang berperan dalam proses diferensiasi miofibroblastik sel interstitial katup sehingga proses fibrosis katup dapat diminimalisir. Tujuan : Membuktikan kemampuan penghambatan olmesartan paparan singkat 30 menit dibandingkan olmesartan paparan berkelanjutan 72 jam terhadap diferensiasi sel interstitial katup kelinci yang diinduksi oleh TGF-?1 menjadi miofibroblas berdasarkan ekspresi ?–SMA dibandingkan kontrol. Metode : Penelitian ini merupakan in vitro laboratory experimental posttest only control group design. Sel interstitial katup diisolasi dari katup jantung kelinci New Zealand (Oryctolagus cuniculus), diinduksi fibrosis dengan pemberian TGF-?1 5 ng/ml. Sel interstital katup yang di-pretreatment dengan TGF-?1 diberikan perlakuan olmesartan (100 nanomol/L) sebagai paparan singkat 30 menit dan paparan berkelanjutan 72 jam. Penghambatan diferensiasi miofibroblastik diamati dengan metode imunositokimia berdasarkan ekspresi ?SMA. Kemaknaan statistik dianalisis dengan uji statistik one way ANOVA dengan nilai p <0.05 sebagai batas kemaknaan. Hasil : Pemberian olmesartan baik pada paparan singkat 30 menit maupun paparan berkelanjutan 72 jam secara signifikan menurunkan diferensiasi miofibroblastik sel interstitial katup terinduksi TGF-?1 yang ditandai dengan penurunan ekspresi ?SMA pada kedua kelompok perlakuan jika dibandingkan kontrol (olmesartan paparan singkat 30 menit: 9.18 ±2.25, olmesartan paparan berkelanjutan 72 jam: 10.13 ±0.69, dan kontrol 22.29 ±2.78; p < 0.001), namun tanpa perebedaan yang bermakna di antara kedua kelompok perlakuan (p 0.403). Kesimpulan : Olmesartan baik pada paparan singkat maupun berkelanjutan dapat menghambat diferensiasi sel intertitial katup menjadi miofibroblas berdasarkan ekspresi ?SMA, namun tanpa perbedaan efek inhibisi yang bermakna diantara keduanya. Kata Kunci : Sel interstitial katup, miofibroblas, ?-Smooth Muscle Actin, olmesartan paparan singkat 30 menit, olmesartan paparan berkelanjutan 72 jam.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KKV 07 - 23 Ala p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Valvular interstitial cell, myofibroblast, ?-Smooth Muscle Actin, olmesartan as short 30 minutes exposure duration, olmesartan as continuous 72 hours exposure. | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kardiologi Dan Kedokteran Vaskular (Spesialis) | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 01:24 | |||||||||
| Last Modified: | 01 Jul 2026 01:24 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143303 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


