MODEL PEMBERDAYAAN PADA IBU HAMIL PENDEK MELALUI PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN UNTUK MENCEGAH NEONATUS STUNTING DI KABUPATEN GORONTALO

ZURIATI MUHAMAD (2022) MODEL PEMBERDAYAAN PADA IBU HAMIL PENDEK MELALUI PENDAMPINGAN KADER KESEHATAN UNTUK MENCEGAH NEONATUS STUNTING DI KABUPATEN GORONTALO. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101717087321_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
101717087321_BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text (FULLTEXT)
101717087321_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang :Ibu hamil pendek beresiko melahirkan bayi pendek < 48 cm dan nantinya bayi pendek ini akan menjadi balita dan anak stunting. Untuk itu perlu dilakukan langkah dalam memutuskan mata rantai penyebab stunting antar generasi, salah satu cara dengan pendekatan spesifik melalui pemberdayaan pada ibu hamil pendek melalui pendampingan kader kesehatan. Tujuan : Untuk melihat pengalaman ibu hamil pendek dalam menghadapi kehamilannya, menyusun model serta uji coba model. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan Mix Methode Research (MMR) yaitu menggabungkan antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif. Peneltian ini terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap pertama melihat pengalaman ibu hamil melalui pendekatan fenomenologi, tahap kedua merumuskan model pemberdayaan ibu hamil pendek melalui pendampingan kader kesehatan melalui lokakarya oleh para pakar (stakeholder), tahap ketiga uji coba model dengan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Quasi Eksperimen pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Hasil dan Novelty: Hasil penelitian tahap pertama melahirkan proposisi-proposisi yaitu pengetahuan ibu hamil pendek tentang tugas kader sebagai pendamping berkaitan erat dengan keaktifan melakukan kunjungan posyandu dan interaksinya dengan kader dan bidan, akses pelayanan kesehatan oleh ibu hamil pendek dipengaruhi oleh jarak dan keterbukaan informasi dari bidan dan kader, dukungan keluarga dapat mempengaruhi aspek psikologis dari ibu hamil pendek dalam menghadapi kehamilannya, dukungan masyarakat pada ibu hamil pendek berdasarkan budaya, perilaku makan dan aktivitas ibu hamil pendek selama kehamilannya dipengaruhi oleh budaya atau kebiasaan masyarakat. Hasil penelitian tahap kedua diperoleh model dari hasil lokakarya yang dirumuskan oleh para stakeholder. Hasil penelitian tahap 3 yaitu pengetahuan ibu hamil tentang asupan gizi dan pengetahuan tentang pelayanan antenatal care berpengaruh signifikan terhadap panjang badan lahir. Kesimpulan : penelitian ini menghasilkan proposisi yang menjadi acuan dalam menyusun model oleh stakeholder dan menghasilkan model pemberdayaan pada ibu hamil pendek untuk mencegah neonatus stunting serta menghasilkan modul berdasarkan kearifan lokal sesuai kebutuhan ibu hamil pendek di Kabupaten Gorontalo.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKC KK D.FKM. 05 - 23 Zur m
Uncontrolled Keywords: Maternal short stature, empowerment, cadres, neonates stunting
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Doktor Ilmu Kesehatan
Creators:
CreatorsNIM
ZURIATI MUHAMADNIM101717087321
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBAGONG SUYANTONIDN196609061989031002
Thesis advisorTRIAS MAHMUDIONONIDN198103242003121001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 01 Jul 2026 02:03
Last Modified: 01 Jul 2026 02:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143304
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item