Perbandingan Efek Kulit Ikan Nila Dengan Fresh Human Amnion Terhadap Penyembuhan Luka Full-Thickness Tikus

Nyssa Claresta Adhya Sastri (2022) Perbandingan Efek Kulit Ikan Nila Dengan Fresh Human Amnion Terhadap Penyembuhan Luka Full-Thickness Tikus. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012015653059_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (372kB)
[img] Text (BAB I)
012015653059_BAB I.pdf

Download (126kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012015653059_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Pendahuluan : Amnion manusia memiliki beberapa kandungan growth factor, inflammatory inhibitor, kolagen dan asam hialuronat yang terbukti mengakselerasi penyembuhan luka. Beberapa batasan timbul mulai dari pengumpulan, pengolahan serta penyimpanan terutama pada daerah yang jauh dari kota. Kulit ikan Nila Tilapia (Oreochromis niloticus) memiliki kandungan asam amino, kolagen, serta tilapia piscidin, yang memungkinkan digunakan sebagai xenograft. Studi ini menganalisa efektivitas kulit ikan Nila dibandingkan dengan fresh human amnion. Metode Penelitian : Dua puluh empat tikus terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok I adalah luka full-thickness yang dirawat kulit ikan Nila, kelompok II dirawat fresh human amnion, kelompok III adalah kontrol. Pada hari ketiga dilakukan punch biopsy, diperiksa ketebalan jaringan granulasi dan kepadatan kolagen. Di hari ketujuh dilakukan pengukuran luas luka dan pengambilan seluruh luka untuk pemeriksaan histopatologi. Hasil : Kecepatan epitelialisasi pada kelompok ikan Nila dibandingkan amnion tidak berbeda signifikan (p = 0,065). Histopatologis menunjukkan pembentukan jaringan granulasi yang sama antara kelompok ikan Nila dibandingkan amnion pada tepi luka hari ketiga. Pada bagian tengah antara ikan Nila, amnion dan kontrol dengan uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan bermakna (p = 0,573). Kepadatan kolagen pada hari ketiga tidak didapatkan perbedaan bermakna antara ketiga kelompok di tepi dan tengah luka (p = 0,097 dan 0,253). Uji Mann-Whitney pada hari ketujuh didapatkan kepadatan kolagen antara kelompok nila dibandingkan amnion tidak jauh berbeda (p = 0,126). Kesimpulan: Kulit ikan Nila Tilapia memiliki efektivitas yang tidak berbeda secara bermakna dari fresh human amnion dalam kecepatan epitelialisasi, pertumbuhan jaringan granulasi serta kepadatan kolagen pada penyembuhan luka full-thickness tikus. Kulit ikan Nila Tilapia bermaanfaat sebagai alternatif untuk perawatan luka atau sebagai biological dressing sebelum luka ditutup secara definitif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.BPRE 06 - 23 Nys p
Uncontrolled Keywords: kulit ikan Nila Tilapia, biological dressing, fresh human amnion
Subjects: R Medicine > RD Surgery
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
Nyssa Claresta Adhya SastriNIM012015653059
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorIswinarno Doso SaputroNIDN8839700016
Thesis advisorLobredia ZarasadeUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 03 Jul 2026 03:04
Last Modified: 03 Jul 2026 03:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143482
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item