Habitus Mengakses Konten Cyberpornography Di Kalangan Anak

Eni Retnaningsih, - (2022) Habitus Mengakses Konten Cyberpornography Di Kalangan Anak. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
071611433038_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (458kB)
[img] Text (BAB I)
071611433038_BAB I.pdf

Download (317kB)
[img] Text (FULLTEXT)
071611433038_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Teknologi internet terus mengalami perkembangan yang memudahkan seseorang atau kelompok dalam memperoleh pengetahuan. Salah satu pengetahuan dalam kasus ini adalah pornografi melalui internet atau lebih dikenal dengan cyberpornography. Cyberpornography adalah konten pornografi yang masih ada sampai saat ini. Masih ditemukannya beberapa materi pornografi yang tersebar di teknologi internet, baik pada sosial media pesan seperti line, telegram, Instagram, maupun youtube, situs, dan beberapa aplikasi khusus konten dewasa. Konten dewasa yang tersebar tidak hanya berpengaruh pada orang dewasa melainkan juga pada anak anak yang berusia 18 tahun ke bawah. Dengan kata lain, anak dapat menjadi aset yang mempengaruhi perkembangan suatu bangsa. Cyberpornography pada penelitian ini terfokus pada bagaimana habitus anak mengakses konten pornografi dan dampak adiktif konten pornografi pada anak sebagai perilaku penggunaan sosial media. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif menyesuaikan data lapangan melalui wawancara mendalam tanpa menggunakan angka maupun angket, penentuan informan anak anak berusia 18 tahun ke bawah berdomisili di Surabaya yang diambil dari teknik snowball dan penelitian dianalisis dengan teori habitus dari Pierre Bourdeu. Hasil penelitian dari habitus anak mengakses konten pornografi adalah anak – anak mengetahui konten pornografi sudah semenjak mereka duduk di sekolah dasar adapula yang duduk di bangku pertengahan maupun akhir. Namun, anak-anak sebagai pengguna cyberpornography menggunakan konten beberapa tahun selanjutnya atau setelah mendengarkannya berulang kali. Kebiasaan menonton cyberpornography adalah kejadian dari satu tindakan mereka yang kemudian dilakukan berulang-ulang. Kebiasaan ini memiliki berbagai macam faktor seperti faktor sosial yakni pengaruh lingkungan, faktor simbolik seperti keahliannya dalam menyediakan konten pornografi, faktor budaya pembahasan yang mengarah ke konten dewasa, seni atau teknologi yang semakin berkembang, dan faktor ekonomi seperti ketersediaan teknologi dan jaringan internetnya. Dampak adiktif pengaksesan konten pornografi pada anak adalah tidak berfungsinya stakeholder serta tidak berfungsinya aturan tertulis dan tidak tertulis seperti menimbulkan tindakan solo seks, seks bebas, berimajinasi pada anak. Temuan lain yang diperoleh dari hasil wawancara adalah adanya variasi dalam konten pornografi yang biasa diakses oleh anak dalam bentuk manusia dan animasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK S.FISIP.S.21-22 Eni h
Uncontrolled Keywords: Cyberpornography, teknologi internet, anak-anak, habitus
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM1001-1281 Social psychology > HM1106-1171 Interpersonal relations. Social behavior
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM
Eni Retnaningsih, -NIM071611433038
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorBAGONG SUYANTO, -NIDN0006096604
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 03 Jul 2026 03:25
Last Modified: 03 Jul 2026 03:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143490
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item