KEABSAHAN AKTA HIBAH WASIAT TERHADAP ANAK YANG LAHIR DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN MENURUT HUKUM WARIS BURGERLIJK WETBOEK

VIRA PRABASWARA TUNGGADEWI, - (2022) KEABSAHAN AKTA HIBAH WASIAT TERHADAP ANAK YANG LAHIR DARI PERKAWINAN YANG TIDAK DICATATKAN MENURUT HUKUM WARIS BURGERLIJK WETBOEK. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf

Download (362kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (71kB)
[img] Text (FULL TEXT)
032014253013.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Keabsahan Akta Hibah Wasiat Terhadap Anak Yang Lahir Dari Perkawinan Yang Tidak Dicatatkan Menurut Hukum Waris Burgerlijk Wetboek dengan rumusan masalah yakni: (1). Kedudukan hukum akta notaris tentang hibah wasiat kepada anak yang lahir dari perkawinan yang tidak dicatatkan. (2). Akibat hukum pembatalan akta notaris atas hibah wasiat terhadap anak yang lahir dari perkawinan yang tidak dicatat. Berdasarkan Putusan No. 35/Pdt.G/2020/PN.Lmg. dan Putusan Nomor 42/Pdt.G/2007/PN.Rap. dengan menggunakan metode pendekatan hukum secara Peraturan Perundang-Undangan yang berkenaan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, pendekatan konseptual yang mengedepankan konsep hukum berdasarkan pada pandangan-pandangan para ahli hukum, dan pendekatan kasus yang menekankan pada studi kajian mengenai kasus putusan Pengadilan sebagai gambaran peristiwa hukum yang terjadi. Berdasarkan pada hasil akhir ringkas pada penelitian ini terdapat beberapa hal yakni: (1). Kedudukan perkawinan harus dapat memenuhi syarat sah, sebagaimana ketentuan pencatatan perkawinan sangat penting dalam menjamin keberlangsungan hak keperdataan anak ke depannya khususnya menyangkut pada hak mewaris anak. Pelaksanaan suatu hibah wasiat yang dibuat dalam bentuk akta notaris, seharusnya dapat memenuhi unsur syarat formil dan materiil yang terkandung di dalam Burgerlijk Wetboek, UUJN, dan UUP yang melekat pada keduanya syarat formil dan materiil dalam suatu akta otentik, dan hal-hal yang menyangkut harta bersama. (2). Akibat hukum dari akta hibah wasiat yang tidak memenuhi syarat-syarat yang telah diatur adalah batal dengan berakibat bahwa akta tersebut tidak dapat dilaksanakan dan dianggap tidak pernah ada. Sehingga harta waris hanya dapat dibagikan kepada ahli waris yang berhak sebagaimana hanya pada anak-anak yang sah pada istri pertama.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 T.FH.K 30 - 23 Vir k
Uncontrolled Keywords: Marriage, Notary Deed, Will Grant, Out of Marriage Children.
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7157-7179 Marriage. Husband and wife
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM
VIRA PRABASWARA TUNGGADEWI, -NIM032014253013
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorPRAWITRA THALIB, -NIDN-
Depositing User: Indah Fatma
Date Deposited: 06 Jul 2026 09:42
Last Modified: 06 Jul 2026 09:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143597
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item