Bethari Ayu Anggraeni, - (2022) Makna Berkah Menurut Santri Abdi Dalem Kiai Pondok Pesantren Babussalam Jombang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HAL JUDUL)
HAL JUDUL.pdf Download (171kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (156kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
071811433009.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
"Penelitian ini berawal dari adanya fenomena pondok pesantren yang masih menerapkan model pesantren tradisional di zaman modern seperti sekarang ini, seperti yang terjadi di Pondok Pesantren Babussalam Jombang. Tindakan tunduk patuh Santri Abdi Dalem menjadi hal yang menarik untuk diteliti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana kompleksitas pengalaman santri yang menjadi Abdi Dalem Kiai juga untuk memahami bagaimana makna berkah yang menjadi nilai-nilai dasar dalam masyarakat pesantren dan bagaimana tindakan para Santri Abdi Dalem dalam mencari keberkahan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Tindakan Sosial Max Weber dan metode yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan dan melakukan observasi secara langsung. Hasil penelitian studi ini menghasilkan empat kategori berkah dalam persepsi Santri Abdi Dalem Kiai, yaitu; Berkah sebagai sebuah keikhlasan dan kepatuhan, berkah sebagai sebuah kemudahan, berkah sebagai sebuah kebermanfaatan, dan berkah sebagai sebuah keajaiban. Pemaknaan Berkah oleh Santri Abdi Dalem Pondok Pesantren Babussalam menghasilkan beberapa kategori makna yang variatif, karena berdasarkan latar belakang Santri Abdi Dalem yang heterogen, yakni perbedaan latar belakang keluarga, pendidikan, lingkungan sosial dan lain sebagainya menghasilkan pemahaman yang berbeda-beda dalam memahami berkah. Santri yang kurang dari 5 tahun tinggal di pesantren dan berusia dibawah 19 tahun memaknai berkah sebagai sebuah kemudahan. Hal tersebut menunjukkan Tindakan Rasionalitas Tradisional yang memperlihatkan perilaku tertentu karena kebiasaan yang diperoleh dari lingkungan sekitarnya tanpa adanya perencanaan yang matang dan karena adanya kebiasaan yang sudah mengakar dan turun temurun. Santri yang lebih dari 5 tahun tinggal di pesantren dan berusia 19 tahun keatas memaknai berkah secara variatif; berkah sebagai sebuah keikhlasan dan kepatuhan, kemudahan, kebermanfaatan, dan berkah sebagai sebuah keajaiban. Tindakan tersebut berlandaskan pada Rasionalitas Nilai yang berkaitan dengan nilai-nilai agama yang bersifat absolut. Kata Kunci: Berkah; Pesantren; Santri; Abdi Dalem Kiai; Makna."
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.S 17 - 23 Bet m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Blessing, Islamic Boarding School, Santri, Abdi Dalem Kiai, Meaning. | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM435-477 History of sociology. History of sociological theory > HM461-473 Schools of sociology. Schools of social thought | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 10:04 | ||||||
| Last Modified: | 06 Jul 2026 10:04 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143600 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


