STUDI KOMPARASI HASIL CT SCAN DENGAN HASIL LABORATORIUM (NLR DAN D-DIMER) KASUS STROKE SAAT PANDEMI COVID-19

DIAN MAHARANI (2022) STUDI KOMPARASI HASIL CT SCAN DENGAN HASIL LABORATORIUM (NLR DAN D-DIMER) KASUS STROKE SAAT PANDEMI COVID-19. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011828176309_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (10MB)
[img] Text (BAB I)
011828176309_BAB I.pdf

Download (3MB)
[img] Text (FULLTEXT)
011828176309_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan di banyak negara. Terjadinya hypercoagulopathy syndrome meningkatkan resiko terjadinya stroke. Di era pandemi kejadian hypercoagulopathy syndrome menjadi salah satu komplikasi pada pasien dengan Covid-19. Selain aktivasi sistem koagulasi juga terjadi respon inflamasi sistemik yang juga akan meningkatkan resiko terjadinya stroke. Salah satu alat diagnostik yang menjadi lini pertama untuk diagnosis stroke yaitu CT scan kepala. Dengan sensitivitas 41-73% dan spesifisitas mencapai 97-100% untuk menilai adanya thrombosis. Pemeriksaan penunjang rutin seperti darah lengkap dan penanda koagulasi D-dimer menjadi pilihan untuk menilai prognosis pasien. Penelitian di beberapa negara menyebutkan kejadian stroke dengan Covid-19 memiliki angka keparahan dan kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan pasien stroke tanpa Covid-19. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai komparasi gambaan imaging CT scan serta hasil laboratorium NLR dan D-dimer pada pasien stroke dengan Covid-19 dengan pasien stroke tanpa Covid-19. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan gambaran CT scan pada pasien stroke dengan Covid 19 dan stroke tanpa Covid-19 yang dikorelasikan dengan hasil pemeriksaan laboratorium (NLR, D-dimer). Metode : Dilakukan pengumpulan data secara retrospektif dengan melihat rekam medis pasien stroke, kemudian melihat data CT scan pasien di departemen radiologi. Pasien tersebut dilihat hasil rt PCR kemudian dikelompokkan menjadi kelompok stroke tanpa Covid-19 dan kelompok stroke dengan Covid-19, kemudian melihat hasil laboratorium darah lengkap (NLR) dan penanda koagulasi (D-dimer). Hasil : Dari hasil CT scan kepala kelompok stroke tanpa Covid-19 dan kelompok stroke dengan Covid-19, lokasi stroke iskemik yang mengenai large vessel, lokasi perdarahan dan volume perdarahan tidak terdapat perbedaan antara kedua kelompok tersebut. Pada stroke iskemik yang mengenai small vessel sebagian besar tidak terdapat perbedaan, hanya pada lokasi corona radiata terdapat perbedaan yang bermakna (P value 0,003). Kedua kelompok memiliki nilai NLR dan D-dimer yang sama-sama meningkat dan tidak terdapat perbedaan. Peningkatan hasil laboratorium tersebut tidak memiliki korelasi dengan waktu kejadian. Terdapat korelasi yang bermakna kejadian stroke dengan Covid-19 (P value 0,011) dan peningkatan D-dimer (P value 0,024) dengan adanya gambaran multiple lesi infark pada pasien stroke. Kesimpulan : Pada masa pandemi kelompok stroke tanpa Covid-19 dan kelompok stroke dengan Covid-19 memiliki masalah yang sama pada coagulopathy dan inflamasi, dengan hasil D-dimer dan NLR yang tidak berbeda pada kedua kelompok tersebut. adanya kondisi stroke dengan covis dan Peningkatan nilai D-dimer berkorelasi dengan gambaran multiple lesi infark pada pasien stroke.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.R 06 - 23 Dia s
Uncontrolled Keywords: Stroke, Covid-19, D-dimer, NLR
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Radiologi
Creators:
CreatorsNIM
DIAN MAHARANINIM011828176309
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorANGGRAINI DWI SENSUSIATINIDN196109121989032001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:40
Last Modified: 07 Jul 2026 03:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143643
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item