Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kontaminasi Bakteri Patogen Pada Makanan Anak Di Lingkungan Sekolah Dasar Di Surabaya

Febrina Pradita, dr. (2018) Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Kontaminasi Bakteri Patogen Pada Makanan Anak Di Lingkungan Sekolah Dasar Di Surabaya. Doctoral thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (FULLTEXT)
32. Febrina Pradita.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (526kB)
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah insiden Infeksi Bawaan Makanaan merupakan masalah dalam dunia kesehatan. Data mengenai faktor risiko yang mempengaruhi IBM di Indonesia masih belum banyak dilaporkan. Pada pengawasan yang dilakukan oleh Badan Pusat Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2006 hanya 39,96% sampel tidak mengandung syarat karena mengandung Boraks, Formalin, Salmonella typhii, Staphylococcus auerus, Eschericia Coli (E. Coli) dan Vibrio Cholerae. Tujuan: Menganalisis faktor risiko kontaminasi patogen pada makanan anak di lingkungan sekolah dasar Surabaya. Metode:: Studi yang dilakukan cross sectional. Data diambil dari wawancara, kuisioner, observasi dan pemeriksaan biakan kuman E. Coli dan Salmonella. Sampel makanan diambil dari makanan yang dijual pedagang kaki lima di depan Sekolah Dasar di sekitar RSUD Dr. Soetomo dengan ketentuan 1 sekolah maksimal diambil 3 penjamah dan terhadap 1 penjamah maksimal diambil 3 sampel makanan. Makanan tersebut dibawa untuk diperiksa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya. Faktor yang dianalisis meliputi usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, kebersihan personal dan penyakit dasar penjamah serta faktor lingkungan berupa makanan ditutup dan sumber air yang digunakan. Analisa statistik menggunakan uji Fisher. Hasil: Sebanyak 60 sampel makanan dan 41 penjamah dievaluasi, terdapat 3 sampel makanan terkontaminasi E. Coli, tidak ada sampel makanan yang terkontaminasi Salmonella. Terhadap 3 sampel yang positif, 1 dari jajan pasar 2 dari makanan besar, 3 makanan yang positif menggunakan sumber air PDAM (p=0,006),makanan tidak ditutup (p=0,01), penjamah berjenis kelamin perempuan (p=0,06). Terhadap 2/3 sampel positif penjamah berusia dewasa dan 1 lansia (p=0,48), 1/3 makanan positif penjamah mengambil makanan dengan menggunakan alat dan 2/3 dengan tangan (p=0,14). Tidak ada penjamah dengan penyakit dasar hasil makanannya positif (p=0,67) Kesimpulan: Faktor Lingkungan (Makanan ditutup dan sumber air yang digunakan) merupakan faktor risiko signifikan yang mempengaruhi kontaminasi bakteri patogen terhadap makanan di Lingkungan Sekolah Dasar di Surabaya.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Infeksi Bawaan Makanan, Penjamah, E.Coli.
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Anak (Sub Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
Febrina Pradita, dr.NIM011318116304
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorDominicus HusadaNIDN8800010016
Thesis advisorIsmoedijantoNIDN8858940017
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 07 Jul 2026 07:49
Last Modified: 07 Jul 2026 07:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143668
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item