AGUSTYAN ARIE AMWADI (2022) Pengaruh Pakan Buatan Dengan Kadar Protein Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan, Sintasan, dan Persentase Molting Lobster pasir (Panulirus homarus). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
141811133094_HALAMAN JUDUL.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
141811133094_BAB I.pdf Download (373kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
141811133094_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Lobster termasuk komoditas perikanan penting di Indonesia karena memiliki harga pasar yang tinggi sehingga lobster banyak dicari dan ditangkap. Salah satu permasalahan dalam upaya mengembangkan lobster adalah pakan buatan yang belum tersedia. Pakan utama yang diberikan dalam budidaya lobster hingga saat ini adalah pakan alami berupa ikan rucah. Hal ini dikarenakan formula pakan buatan yang ada memberikan tingkat pertumbuhan yang lebih rendah daripada pakan ikan rucah. Namun disatu sisi ketersediaan ikan rucah juga sangat tergantung musim dan kandungan nutrisi nya juga sangat bervariasi karena ditentukan oleh setiap jenis ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh formulasi pakan buatan dengan kadar protein berbeda terhadap laju pertumbuhan, sintasan dan persentase molting lobster pasir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah kadar protein yang berbeda. Perlakuan P0 menggunakan ikan rucah, perlakuan P1 menggunakan kadar protein 30%, perlakuan P2 menggunakan kadar protein 40%, perlakuan P3 menggunakan kadar protein 50%, dan P4 menggunakan kadar protein 60%. Data yang didapat akan dianalisis menggunakan Analysis of Variant (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan. Berdasakan hasil penelitian mendapatkan nilai yang berbeda nyata (p<0,05) terhadap laju pertumbuhan, tetapi tidak berbeda nyata dengan kelangsungan hidup dan persentase molting lobster pasir (Panulirus homarus). Perlakuan terbaik laju pertumbuhan spesifik terdapat pada perlakuan P0 dengan nilai 3,21% dan P3 dengan nilai 3,08%, kemudian perlakuan terbaik untuk sintasan terdapat pada P3 dengan nilai 65%, sedangkan yang terendah terdapat pada perlakuan P1 dengan nilai 55%. Persentase molting lobster pasir perlakuan terbaik pada perlakuan P0 dengan nilai 29,5% dan terendah pada P1, P2, dan P4 dengan nilai 24,5%
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FPK.A 43 - 23 Agu p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Lobster, artificial feed, growth rate, survival, molting percentage | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 01:06 | |||||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:06 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143745 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


