Shalikul Hadi, - (2022) Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Buang Air Besar (Studi Menggunakan Teori Snehandu B Karr Di Wilayah Kerja Puskesmas Badas, Kabupaten Kediri). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HAL JUDUL)
101811133006-HAL JUDUL.pdf Download (340kB) |
|
|
Text (BAB 1)
101811133006-BAB 1.pdf Download (41kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
101811133006.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perilaku buang air besar sembarangan (BABS) adalah perilaku tidak sehat yang masih banyak terjadi di beberapa daerah. Berdasarkan data dari (BPS, 2020) sebanyak 0,20% masyarakat di Kabupaten Kediri masih BABS. Untuk menekan angka tersebut pemerintah Kabupaten Kediri memberikan bantuan jamban pada masyarakat yang belum memiliki jamban. Pada tahun 2020, UPTD Puskesmas Badas menerima subsidi jamban paling banyak di Kabupaten Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku buang air besar masyarakat penerima subsidi jamban serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang berpengaruh pada perilaku buang air besar sembarangan dari penerima subsidi jamban di Wilayah Kerja Puskesmas Badas. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan responden kepala keluarga atau perwakilan yang telah berusia 21 tahun. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner wawancara dan observasi secara door to door. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat. Pengujian bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi chi square untuk mengehatui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa niat berhubungan dengan perilaku buang air besar (p value = 0,000), dukungan sosial tidak berhubungan dengan perilaku buang air besar (p value =0,470), akses informasi tidak berhubungan dengan perilaku buang air besar (p value = 0,492), otonomi pribadi tidak berhubungan dengan perilaku buang air besar (p value = 1,000), dan situasi yang memungkinkan untuk bertindak berhubungan dengan perilaku buang air besar (p value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara niat dan situasi yang memungkinkan untuk bertindak dengan perilaku buang air besar, dan perilaku buang air besar tidak berhubungan dengan dukungan sosial, akses informas, dan otonomi pribadi. Disarankan kepada seluruh masyarakat penerima subsidi jamban hendaknya mau membiasakan diri untuk buang air besar di jamban.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKC KK S.FKM 34 - 23 Sha a | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | perilaku buang air besar sembarangan, Snehandu B. Karr, kuantitatif | ||||||
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine | ||||||
| Divisions: | 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | prasetyo adi nugroho | ||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 01:21 | ||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 01:21 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143751 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


