PENGARUH KONSENTRASI PROTEIN YANG BERBEDA DALAM SUSPENSI DEDAK PADI SEBAGAI PAKAN TERHADAP PRODUKSI KISTA Artemia salina

MARWAH SIFA SAFIRA MOSYAFWA (2022) PENGARUH KONSENTRASI PROTEIN YANG BERBEDA DALAM SUSPENSI DEDAK PADI SEBAGAI PAKAN TERHADAP PRODUKSI KISTA Artemia salina. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
141711133079_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
141711133079_BAB I.pdf

Download (445kB)
[img] Text (FULLTEXT)
141711133079_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Artemia merupakan pakan alami yang memiliki kualitas nutrisi yang baik sehingga sering digunakan untuk pemeliharaan larva. Artemia memiliki potensi dan masa depan yang menjanjikan untuk budidaya yang berkelanjutan, tetapi kebutuhan Artemia di Indonesia masih dipenuhi dari hasil impor yang didapatkan dengan harga relatif mahal. Untuk itu, perlu dilakukan kultur Artemia yang diharapkan untuk meningkatkan produksi kista Artemia yang berkelanjutan. Pakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan suspensi dedak padi yang diperkaya dengan tepung Isolate Soy Protein (ISP) dan minyak ikan. Penambahan tepung ISP (Isolate Soy Protein) dilakukan untuk meningkatkan protein dalam suspensi dedak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi protein yang berbeda menggunakan ISP (Isolated Soya Protein) dalam suspensi dedak terhadap produksi kista pada induk Artemia salina. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan lima perlakuan dan empat ulangan. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan Analysis of Varian (ANOVA) dan diuji lanjut menggunakan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi protein yang berbeda dengan penambahan ISP (Isolated Soya Protein) dalam suspensi dedak sebagai pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total produksi kista dan produksi kista per induk Artemia salina. Hasil total produksi kista Artemia salina sebanyak 325,33-710,67 butir/L, dan produksi tertinggi yaitu dengan pemberian ISP konsentrasi protein 55% yaitu sebanyak 710,67 butir/L. sedangkan, produksi kista per induk Artemia salina sebanyak 18,33-28,67 butir/L dengan produksi tertinggi pada konsentrasi protein 45% sebanyak 28,67 butir per induk. Pada penelitian ini, kultur Artemia salina menggunakan pakan suspensi dedak dengan konsentrasi protein yang berbeda berpengaruh terhadap total produksi kista dan produksi kista per induk Artemia salina.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FPK.A 46 - 23 Mar p
Uncontrolled Keywords: Artemia salina, enrichment, Isolate Soy Protein flour (ISP), protein, cysts production.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur
Creators:
CreatorsNIM
MARWAH SIFA SAFIRA MOSYAFWANIM141711133079
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorA SHOFY MUBARAKNIDN197311012001121002
Thesis advisorLAKSMI SULMARTIWINIDN197203021997022001
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 09 Jul 2026 02:22
Last Modified: 09 Jul 2026 02:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143764
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item