Hubungan Antara Sikap Terhadap Pernikahan Dengan Kesiapan Menikah Pada Dewasa Yang Orang Tuanya Bercerai

Nindia Alifani Bintari (2018) Hubungan Antara Sikap Terhadap Pernikahan Dengan Kesiapan Menikah Pada Dewasa Yang Orang Tuanya Bercerai. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.

[img] Text (FULLTEXT)
53.SKRIPSI_NINDIA ALIFANI BINTARI_NIM_111511133059.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (857kB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (189kB)
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap terhadap pernikahan dengan kesiapan menikah pada dewasa yang orang tuanya bercerai. Mengingat bahwa angka kasus perceraian di Indonesia semakin meningkat disetiap tahunnya. Tingginya angka percerian tersebut tidak hanya memberikan dampak terhadap pasangan suami-istri, namun juga akan memberikan dampak terhadap kondisi anak, dimana hal tersebut akan terus dibawa hingga memasuki fase dewasa. Sehingga hal tersebut akan mempengaruhi bagaimana sikap terhadap pernikahan dan kesiapan menikah pada dewasa yang memiliki orang tua bercerai. Braaten & Rosen (1998) mengemukakan bahwa sikap terhadap pernikahan adalah sebuah respon individu yaitu respon positif dan negatif. Kesiapan menikah adalah kemampuan yang dipersepsikan oleh individu untuk menjalankan perannya dalam sebuah hubungan pernikahan, dan melihat hal tersebut sebagai aspek pemilihan pasangan atau sebuah proses perkembangan dari hubungannya (Holman, Larson, & Harmer, 1994). Populasi dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu dewasa yang berusia 20-25 tahun dengan orang tua bercerai. Jumlah subjek pada penelitian ini adalah 64 subjek, subjek dari penelitian ini terdiri dari 12 individu berjenis kelamin laki-laki dan 52 individu berjenis kelamin perempuan. Pada penelitian ini menggunakan alat ukur berupa kuesioner Marital Attitude Scale oleh Braaten & Rosen (1998) yang diadaptasi oleh Fotineri (2013) untuk mengukur sikap terhadap pernikahan yang berjumlah 23 aitem dan alat ukur berupa kuesioner Preparation for Marriage Scale oleh Holman dkk. (1994) yang dimodifikasi oleh Zakiah (2012) untuk mengukur kesiapan menikah yang berjumlah 36 aitem. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik Pearson Product Moment dengan menggunakan program SPSS 20.0 for Window. Hasil dari peneltian ini diperoleh nilai signifikan antara variabel sikap terhadap pernikahan dengan kesiapan menikah dengan 0,000(<0,05) dan memiliki nilai koefisien korelasi 0,457. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan adanya hubungan antara sikap terhadap pernikahan dengan kesiapan menikah yang memiliki kekuatan sedang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: sikap terhadap pernikahan, kesiapan menikah, dewasa
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Nindia Alifani BintariNIM111511133059
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorVeronika SupraptiNIDN0020115603
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 09 Jul 2026 08:33
Last Modified: 09 Jul 2026 08:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143795
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item