Tanggung Gugat Konsumen Gagal Bayar Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)

Sugeng Andrean, - (2022) Tanggung Gugat Konsumen Gagal Bayar Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
031711133158_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (679kB)
[img] Text (BAB I)
031711133158_BAB I.pdf

Download (395kB)
[img] Text (FULLTEXT)
031711133158_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sepanjang tahun 2020 hingga awal tahun 2021 ini dunia tengah dilanda pandemi virus yang dikenal dengan sebutan pandemi COVID-19. Di Indonesia pandemi COVID-19 telah ditetapkan sebagai bencana nasional non alam melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 (selanjutnya disebut Keppres 12/2020). Konsumen atau debitur pada perusahaan pembiayaan konsumen mendalihkan bahwa Keppres 12/2020 ini dapat dijadikan alasan force majeure sehingga kontrak yang telah dibuat dapat disimpangi atau dibatalkan. Untuk itu peneliti melakukan penelitian hukum guna menemukan jawaban apakah pandemi COVID-19 dapat dijadikan alasan force majeure dalam kontrak pembiayaan konsumen. selain itu, peneliti juga akan menelaah upaya hukum apa yang dapat dilakukan konsumen gagal bayar akibat pandemi COVID-19 atas penetapan wanprestasi pada perusahaan pembiayaan. Penelitian ini merupakan tipe penelitian normatif yuridis dengan pendekatan perundang undangan dan pendekatan konseptual. Hasil dari penelitian ini adalah pandemi COVID-19 meskipun telah ditetapkan sebagai bencana nasional non alam berdasarkan Keppres 12/2020 tidak dapat serta merta dijadikan alasan force majeure sehingga para pihak dapat menyimpangi atau bahkan membatalkan kontrak yang telah dibuat. Sebagai bentuk payung hukum, pemerintah telah menerbitkan POJK Nomor 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (selanjutnya disebut POJK 14/2020). Melalui POJK 14/2020 tersebut konsumen terdampak pandemi COVID-19 khsusnya konsumen pada perusahaan pembiayaan konsumen dapat mengajukan restrukturisasi pembiayaan sebagai upaya hukum agar mendapat keringanan pembayaran angsuran kredit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH.83-21 Sug t
Uncontrolled Keywords: Pandemi COVID-19; Force Majeure; Restrukturisasi Pembiayaan Konsumen
Subjects: K Law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum
Creators:
CreatorsNIM
Sugeng Andrean, -NIM031711133158
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorGhansham Anand, -NIDN0005018403
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 15 Jul 2026 03:13
Last Modified: 15 Jul 2026 03:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143944
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item