Analisis Regresi Binomial Negatif Pada Faktor Yang Mempengaruhi Fertilitas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Analisis Data SDKI Tahun 2017

Ni Wayan Yustika Agustin Darki, - (2022) Analisis Regresi Binomial Negatif Pada Faktor Yang Mempengaruhi Fertilitas di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Analisis Data SDKI Tahun 2017. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HAL JUDUL)
101811133038-HAL JUDUL.pdf

Download (198kB)
[img] Text (BAB 1)
101811133038-BAB 1.pdf

Download (164kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811133038.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi dengan Total Fertility Rate (TFR) tertinggi di Indonesia yaiu sebesar 3,4. Artinya setiap satu wanita usia subur di NTT melahirkan lebih dari 3 anak per tahunnya. Angka sangat tinggi dibandingkan dengan target RPJMN pada tahun 2015 yaitu sebesar 2,1. Tingginya tingkat fertilitas di suatu wilayah memiliki dampak negatif seperti terjadinya ledakan penduduk, lahan yang semakin berkurang, bahkan menyebabkan kekurangan bahan makanan, meningkatnya angka kriminalitas Penelitian menggunakan data sekunder yaitu rawdata Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah fertilitas atau jumlah anak yang dilahirkan dengan skala data rasio. Variabel independen yaitu umur wanita usia subur, tingkat pendidikan wanita usia subur, status bekerja wanita usia subur, usia kawin pertama wanita usia subur, dan alat/cara KB yang digunakan. Statistik uji yang digunakan adalah regresi binomial negatif. Statistik uji ini digunakan untuk mengatasi kasus overdispersi atau underdispersi. Overdispersi terjadi dalam suatu model poisson apabila standar deviasi dari variabel dependen lebih besar dari rata-ratanya. Hasil dari penelitian menunjukan variabel independen yang mempengaruhi fertilitas adalah umur wanita usia subur, tingkat pendidikan wanita usia subur, dan usia kawin pertama wanita usia subur. Umur wanita usia subur berpengaruh positif signifikan dengan fertilitas dengan p value sebesar 0,000. Tingkat pendidikan wanita usia subur berpengaruh negatif signifikan terhadap fertilitas dengan p value 0,001. Usia kawin pertama berpengaruh negatif signifikan terhadap fertilitas dengan p value 0,008. Variabel yang tidak mempengaruhi fertilitas adalah status bekerja wanita usia subur dan alat/cara KB yang digunakan. Pemilihan model regresi terbaik menggunakan metode AIC. Model regresi yang dihasilkan yaitu is ?_i = exp(0,880 - 1,514X1(1) - 0,445 X1(2) + 0,555X2(1) + 0,447X2(2) + 0,294X2(3) + 0,438X4(1) + 0,302X4(2). Saran pemeritah dan petugas pelayanan kesehatan khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur diharapkan dapat melakukan pengembangan program layanan kepada masyarakat yang bertujuan untuk pengaturan fertilitas atau jumlah anak yang dilahirkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM 46 - 23 Ni a
Uncontrolled Keywords: Regresi Binomial Negatif, Overdispersion, Fertilitas, Usia Kawin Pertama.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Ni Wayan Yustika Agustin Darki, -NIM101811133038
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorARIEF WIBOWO, -NIDN0010035906
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:00
Last Modified: 16 Jul 2026 04:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/143985
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item