Hubungan Self-Compassion Terhadap Subjective Well-Being Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai

Nadine Khairunnisa Achmad and Ike Herdiana (2026) Hubungan Self-Compassion Terhadap Subjective Well-Being Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai. Perpustkaan Universitas Airlangga. pp. 1-11. (Unpublished)

[img] Text (Artikel Ilmiah)
113221259_Nadine Khairunnisa Achmad_Artikel Ilmiah.pdf

Download (311kB)
Official URL: https://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-compassion terhadap subjective well-being pada remaja dengan orang tua bercerai. Self-compassion merupakan kemampuan individu untuk bersikap terbuka dan tidak menghakimi terhadap penderitaan yang dialaminya sendiri, disertai dengan keinginan untuk meredakan penderitaan tersebut dengan kebaikan. Subjective well-being dipahami sebagai evaluasi subjektif individu terhadap kualitas kehidupannya, yang mencakup tiga komponen utama, yaitu positive affect, negative affect, dan life satisfaction.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah 129 remaja berusia 12–18 tahun yang orang tuanya telah bercerai, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Self-compassion diukur menggunakan Self-Compassion Scale-Youth (SCS-Y), sedangkan subjective well-being diukur menggunakan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) dan Satisfaction with Life Scale-Children (SWLS-C). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion memiliki hubungan positif yang signifikan dengan positive affect (r = 0,464, p < 0,001) dan life satisfaction (r = 0,448, p < 0,001), serta hubungan negatif yang signifikan dengan negative affect (r = −0,443, p < 0,001), dengan kekuatan hubungan dalam kategori sedang. Analisis tambahan menunjukkan bahwa usia responden dan lama perceraian orang tua memberikan perbedaan yang signifikan pada variabel self-compassion, sedangkan variabel demografis lainnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: self-compassion, subjective well-being, positive affect, negative affect, life satisfaction, adolescents, parental divorce
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1-940 Psychology
B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF712-724.85 Developmental Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi > S1 Psikologi
Creators:
CreatorsNIM
Nadine Khairunnisa AchmadNIM113221259
Ike HerdianaNIDN0022057505
Depositing User: Nadine Khairunnisa Achmad
Date Deposited: 23 Jul 2026 02:23
Last Modified: 23 Jul 2026 02:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144114
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item