Zinedine Reza Imawan, - (2022) Pusat Stigma (Studi Deskriptif Keberadaan Komunitas Filsafat Pusat Stigma Di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
071611733026_HALAMAN JUDUL.pdf Download (189kB) |
|
|
Text (BAB I)
071611733026_BAB I.pdf Download (209kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
071611733026_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (953kB) | Request a copy |
Abstract
Pada masyarakat Indonesia terdapat berbagai jenis komunitas. Komunitas filsafat adalah salah satu dari komunitas yang unik. Di tengah era industri yang memandang keahlian dan pengetahuan praktis sebagai nilai penting untuk dipunyai individu. Komunitas filsafat masih hadir menyediakan ruang aktualisasi untuk individu yang tertarik dengan dunia pemikiran yang bisa dikatakan tidak praktis. Karena itu penulis tertarik untuk meneliti komunitas filsafat Pusat Stigma. Filsafat dapat disebut sebagai akar dari ilmu pengetahuan yang saat ini diajarkan di lembaga dan institusi pendidikan. Namun pada kenyataannya, citraan filsafat kurang populer di masyarakat awam. Namun di tengah ketidakpopuleran filsafat dalam masyarakat karena labelling filsafat yang negatif dan tendensius ada sebagian orang yang memiliki kesadaran tentang pentingnya filsafat. Keberadaan komunitas filsafat Pusat Stigma mencoba mengisi kekosongan kegiatan intelektual dalam ruang publik di Surabaya yang didominasi oleh komunitas hobi dan lifestyle semakin tahun bertambah variasinya karena disebabkan Surabaya sebagai kota urban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelusuri keberadaan komunitas Pusat Stigma di Surabaya menggunakan teori modal komunitas Green dan Haines dan teori modal Pierre Bourdieu serta menganalisis bagaimana komunitas Pusat Stigma mempertahankan keberadaannya menggunakan teori fungsionalisme Malinowski. Peneliti menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian kulitatif menjadi cara untuk menemukan penjelasan – penjelasan yang detail dalam topik yang diteliti oleh penulis terutama yang berkenaan dengan keberadaan pada Komunitas Filsafat Pusat Stigma. Pusat Stigma memiliki empat modal komunitas yaitu, manusia, fisik, sosial, dan finansial. Melalui teori modal Bourdieu peneliti menemukan modal utama Pusat Stigma adalah modal kultural. Pusat Stigma mempertahankan keberadaannya dengan memenuhi kebutuhan biologis, instrumental, dan integratif melalui penggunaan modal komunitas dalam kegiatan Kajian Shubuh, Padhang Bulanan, Tegas Stigma, dan Cangkrukan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK S. FISIP. A. 21-22 Zin p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Komunitas, filsafat, modal komunitas, fungsionalisme | ||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | sugiati | ||||||
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 14:32 | ||||||
| Last Modified: | 24 Jul 2026 14:32 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144157 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


