PERBEDAAN DAYA BUNUH CEFOTAXIME TERHADAP Escherichia coli DALAM FASE PLANKTONIK DIBANDINGKAN Escherichia coli DALAM FASE SESSILE

DIANI DWI INDRASARI (2022) PERBEDAAN DAYA BUNUH CEFOTAXIME TERHADAP Escherichia coli DALAM FASE PLANKTONIK DIBANDINGKAN Escherichia coli DALAM FASE SESSILE. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
012015653138_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
012015653138_BAB I.pdf

Download (445kB)
[img] Text (FULLTEXT)
012015653138_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Terbentuknya biofilm menyebabkan terjadinya infeksi kronis yang sulit diobati sebab terjadi resistensi mikroorganisme dalam biofilm, serta meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien dan beban finansial rumah sakit. Obyektif: Menganalisa secara in vitro daya bunuh cefotaxime terhadap Escherichia coli planktonik dibandingkan dengan Escherichia coli dalam biofilm yang berasal dari isolat klinis tersimpan di Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSUD Dr Sutomo Surabaya. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pre dan post studi. Pengumpulan sampel dengan metode concecutive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dilakukan penentuan nilai MIC dan MBC dengan metode broth macrodilution, dan dilakukan juga penentuan nilai MBIC dan MBEC dengan metode plate count. Hasil yang didapatkan dianalisa secara statistik menggunakan SPSS 23.0. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 isolat dengan nilai MIC 0,0625 sampai kurang dari 0,125 µg/ml, 7 isolat dengan MIC 0,125 sampai kurang dari 0,25 ?g/ml, 6 isolat dengan MIC 0,25 sampai kurang dari 0,5 ?g/ml, 3 isolat dengan MIC 0,5 sampai kurang dari 1 ?g/ml, dan 1 isolat dengan MIC 1 sampai kurang dari 2 ?g/ml. Nilai MBC yang didapatkan adalah 0,125 sampai kurang dari 0,25 ?g/ml sebanyak 3 isolat, MBC 0,25 sampai kurang dari 0,5 ?g/ml sebanyak 7 isolat, MBC 0,5 sampai kurang dari 1 ?g/ml sebanyak 3 isolat, MBC 1 sampai kurang dari 2 ?g/ml sebanyak 5 isolat, dan MBC 2 sampai kurang dari 4 ?g/ml sebanyak 1 isolat. Hasil MBIC yang didapatkan adalah 4 sampai kurang dari 8 ?g/ml sebanyak 2 isolat, 8 sampai kurang dari 16 ?g/ml sebanyak 5 isolat, 16 sampai kurang dari 32 ?g/ml sebanyak 1 isolat, 32 sampai kurang dari 64 ?g/ml sebanyak 2 isolat, 64 sampai dengan 128 ?g/ml sebanyak 3 isolat, dan lebih dari 128 ?g/ml sebanyak 6 isolat. MBEC dengan nilai 16 sampai kurang dari 32 ?g/ml sebanyak 1 isolat, MBEC 32 sampai kurang dari 64 ?g/ml sebanyak 1 isolat, MBEC antara 64 sampai dengan 128 ?g/ml sebanyak 3 isolat dan MBEC lebih dari 128 ?g/ml sebanyak 14 isolat. Kesimpulan: Daya bunuh cefotaxime terhadap isolat E.coli dalam fase sessile lebih rendah dibandingkan pada isolat E. coli fase planktonik. Untuk menginhibisi E. coli dalam biofilm dibutuhkan konsentrasi cefotaxime minimal 5 kali peningkatan two fold dilution dari MIC, dengan rata-rata peningkatan two fold dilution dari MIC sebanyak 7-8 kali. Sedangkan untuk mengeradikasi E. coli dalam biofilm dibutuhkan konsentrasi cefotaxime minimal 5 kali peningkatan two fold dilution dari MBC, dengan rata-rata peningkatan two fold dilution 8-9 kali dari nilai MBC.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK T.FK.KK 26 - 23 Dia p
Uncontrolled Keywords: biofilm, E. coli, sessile, planktonik, cefotaxime, MIC, MBC, MBIC, MBEC, plate count, test tube
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC109-216 Infectious and parasitic diseases
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Kedokteran Klinik
Creators:
CreatorsNIM
DIANI DWI INDRASARINIM012015653138
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorKUNTAMANNIDN195107071979031003
Thesis advisorEKO BUDI KOENDHORINIDN196409041992031004
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 29 Jul 2026 01:15
Last Modified: 29 Jul 2026 01:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144224
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item