ARDIANTO NANDIWARDHANA (2022) In Vitro Perbandingan Pemberian Olmesartan dan Deksametason terhadap Kadar a-smooth muscle actin (a-sma) pada Penghambatan Transdiferensiasi Sel Interstitial Katup yang Diinduksi oleh TGF-B1 Menjadi Miofibroblas. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
011728136309_HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
011728136309_BAB I.pdf Download (474kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
011728136309_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
In Vitro Perbandingan Pemberian Olmesartan dan Deksametason terhadap Kadar a-smooth muscle actin (a-sma) pada Penghambatan Transdiferensiasi Sel Interstitial Katup yang Diinduksi oleh TGF-B1 Menjadi Miofibroblas Ardianto Nandiwardhana, Mohammad Budiarto, J. Nugroho Eko Putranto Latar Belakang : Penyakit jantung rematik merupakan komplikasi lanjut dari peradangan katup yang disebabkan oleh demam rematik. Profilaksis sekunder jangka panjang dengan antibiotik memiliki kepatuhan yang buruk dan kemanjuran yang tidak memuaskan. Penelitian telah menunjukkan bahwa diferensiasi sel interstisial katup menjadi fibroblas memainkan peran penting dalam remodeling katup dan fibrosis. Pemberian deksametason, olmesartan dan kombinasinya dapat menghambat jalur yang bergantung pada SMAD dan MAPK/ERK (Mitogen-Activated Protein Kinase/Extracellular Signaling Regulatory Kinase) yang berperan dalam diferensiasi inti fibroblas sel interstisial sehingga fibrosis katup dapat diminimalkan. Tujuan : Membandingkan potensi penghambatan deksametason, olmesartan dan kombinasinya terhadap diferensiasi sel interstisial katup kelinci yang diinduksi TGF-B1 menjadi fibroblas berdasarkan ekspresi a-SMA dibandingkan dengan kontrol. Metode : Penelitian ini adalah in vitro laboratory experimental posttest only control group design. Sel interstisial katup diisolasi dari katup jantung kelinci New Zealand (Oryctolagus cuniculus), yang diinduksi fibrosis menggunakan TGF-B1 2,5 ng/ml. Sel-sel interstisial katup yang diberi perlakuan sebelumnya dengan TGF-B1 diberikan dengan deksametason (0,1 uM/L), olmesartan (100 nanomol/L) dan kombinasinya. Penghambatan diferensiasi fibroblas diamati dengan imunositokimia berdasarkan ekspresi a-SMA. Signifikansi statistik dianalisis dengan uji statistik one-way ANOVA dengan p < 0,05 sebagai batas signifikansi. Hasil : Pemberian deksametason, olmesartan, dan kombinasinya secara signifikan mengurangi diferensiasi miofibroblas yang diinduksi TGF-B1 dalam sel katup interstisial yang ditandai dengan penurunan ekspresi a-SMA pada semua kelompok perlakuan (deksametason 6823 ± 1735.3, olmesartan 6683.7 ± 2795.05). Kapasitas penghambatan tertinggi didapatkan pada kelompok kombinasi, dengan penurunan ekspresi rerata dibandingkan dengan kontrol (5051,87 ± 1612,210 vs 22286,73 ± 2780,2; p <0,000). Kesimpulan : Deksametason, olmesartan, dan kombinasinya secara signifikan mengurangi diferensiasi sel interstisial katup kelinci menjadi miofibroblas berdasarkan ekspresi a-SMA. Potensi terbesar adalah efek gabungan deksametason dan olmesartan, sedangkan deksametason dan olmesartan memiliki potensi yang serupa.
| Item Type: | Thesis (Other) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK Sp.FK.KKV 08 - 23 Ard i | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Valvular interstitial cell, myofibroblast, a-Smooth Muscle Actin, dexamethasone, olmesartan | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system | |||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kardiologi Dan Kedokteran Vaskular (Spesialis) | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 04:02 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2026 04:02 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144237 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


