NAMIRA BAKHITAH YlJNISA (2025) EFEK ANTIPARASIT IIIDROSOL DAUN TEA TREE (Melaleuca alternifolia) TERHADAP LINTAH LAUT (Pterobdella arugamensis) YANG MENGINFESTASIIKAN KERAPU CANTANG (Epineplrelus fuscoguttatus x lanceolatus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
Namira Bakhitah Yunisa.pdf Restricted to Repository staff only Download (7MB) | Request a copy |
Abstract
Ikan kerapu cantang (Epinephelus fuscoguttatus x Epinephelus lanceolatus) merupakan hasil hibridisasi antara ikan kerapu macan betina (Epinephelus fuscoguttatus) dengan ikan kerapu kertang jantan (Epinephelus lanceolatus). Ikan ini memiliki pertumbuhan yang cepat menjadikannya komoditas perikanan bemilai tinggi dengan permintaan ekspor yang terns meningkat. Namun, budidayanya menghadapi tantangan dengan adanya infestasi Pterobdella arugamensis, ektoparasit yang menyebabkan anemia dan melemahnya ikan. Penggunaan bahan kimia sebagai antiparasit memiliki dampak negatif, seperti resistensi parasit dan pencemaran lingkungan, sehingga diperlukan altematif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya adalah tanaman obat. Melaleuca alternifolia atau tea tree menghasilkan hidrosol yang mengandung senyawa bioaktif seperti transcaryophyllene, terpinen-4-ol, limonene, a-terpineol, dan 1 ,8-cineole, yang berpotensi sebagai antiparasit alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hidrosol dari daun tea tree mempunyai potensi sebagai bahan antiparasit terhadap P. arugamensis, kedua untuk mengetahui lama waktu perendaman dosis hidrosol daun tea tree sebagai bahan antiparasit untuk mematikan P. arugamensis serta untuk mengetahui pengaruh interaksi antara dosis hidrosol dari daun tea tree dan lama waktu perendaman yang berbeda untuk mematikan P. arugamensis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pengujian efek hidrosol daun tea tree menggunakan 6 dosis berbeda (0%, 20%,40%, 60%, 80%, dan 100%) hidrosol. Setiap perlakuan hidrosol mendapatkan 3 kali ulangan dengan pengamatan mortalitas dilakukan selama 240 menit. Selanj utnya, data mortalitas yang didapatkan akan dilakukan analisis menggunakan model Zero Inflated Poisson (ZIP) melalui program Pyhton. Model ini digunakan karena data yang dihasilkan mengandung banyak nilai nol dan overdispersi. Analisis difokuskan pada tiga hipotesis yaitu pengaruh dosis, waktu perendaman, serta interaksi dosis dan waktu perendaman terhadap mortalitas yang ditentukan berdasarkan p-value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara interaksi dosis dan lama waktu perendaman yang berbeda dalam mematikan P. arugamensis (p<0,05). Dosis hidrosol daun tea tree yang terbaik adalah 60%. Lama waktu perendaman terbaik didapat pada menit ke-3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hidrosol daun tea tree dengan dosis 60% dan waktu perendaman ke-3 efektif dalam mematikan P. arugamensis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | EFEK ANTIPARASIT IIIDROSOL DAUN TEA TREE (Melaleuca alternifolia) TERHADAP LINTAH LAUT (Pterobdella arugamensis) YANG MENGINFESTASIIKAN KERAPU CANTANG (Epineplrelus fuscoguttatus x lanceolatus) | |||||||||
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling | |||||||||
| Divisions: | 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Akuakultur | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dwi Marina | |||||||||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 12:19 | |||||||||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 12:19 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144386 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


