JOSE FERNANDO, - (2022) KONSTRUKSI WACANA IDENTITAS DALAM AKTIVISME TAGAR SEBAGAI GERAKAN SOSIAL BARU (Analisis Wacana Kritis Berbasis Korpus terhadap #WadasMelawan di Twitter). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (cover)
cover.pdf Download (120kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (139kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
071811333048.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Aktivisme telah digunakan begitu masif oleh masyarakat sebagai sarana protes dan demonstrasi digital secara global meskipun baru muncul beberapa tahun belakangan, seperti #BlackLivesMatter, #StopFundingHate, dan bahkan #GejayanMemanggil. Namun, peneliti ilmu politik belum menaruh perhatian yang besar terhadap aktivisme tagar, khususnya dalam analisis mengenai wacana dalam aktivisme tagar sebagai gerakan sosial baru, khususnya wacana identitas. Penelitian ini berusaha untuk melihat bagaimana wacana identitas yang dikonstruksikan oleh masyarakat dalam aktivisme tagar di dalam ruang publik digital. Studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah aktivisme tagar #WadasMelawan di Twitter, yang merupakan bentuk protes masyarakat dan Warga Wadas terhadap pembangunan Bendungan Bener, pembangunan tambang andesit di Wadas, dan kekerasan aparat terhadap warga Wadas saat proses pengukuran lahan untuk tambang terjadi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Gerakan Sosial Baru dengan teori pendukung, yakni Teori Berorientasi Identitas. Dalam melakukan interpretasi dan strukturisasi terhadap wacana yang berkembang seputar #WadasMelawan, metode Linguistik Korpus, Analisis Wacana Kritis, serta ‘alat’ analisis identitas kolektif diaplikasikan untuk mengidentifikasi wacana identitas di dalam korpus #WadasMelawan. Hasil temuan menunjukkan adanya wacana yang terkonstruksi lewat cuitan #WadasMelawan menggambarkan rakyat yang konsisten menolak penjajahan, negara sebagai pengkhianat rakyat, serta masyarakat dan Warga Wadas yang digambarkan sebagai saudara seperjuangan melawan ketidakadilan. Temuan tersebut memberikan kontribusi sebagai studi kasus terhadap studi mengenai analisis wacana identitas bagi penelitian selanjutnya, serta memberikan kontekstualisasi teori new social movement terhadap gerakan #WadasMelawan. Secara metodologis, adanya sinergi antara Linguistik Korpus dan Analisis Wacana Kritis memberikan pendekatan baru dalam melakukan proses identifikasi terhadap wacana identitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.P 16 - 23 Jos k | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | hashtag activism, identity discourse, #WadasMelawan, critical discourse analysis, corpus linguistics | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM661-696 Social control | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Politik | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Indah Fatma | ||||||
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 06:29 | ||||||
| Last Modified: | 06 Aug 2026 06:29 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144433 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


