FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL DI MASA PANDEMI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABAT KABUPATEN BANYUWANGI

EVY TRI PRATIWI (2022) FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL DI MASA PANDEMI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABAT KABUPATEN BANYUWANGI. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101811535016_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (985kB)
[img] Text (BAB I)
101811535016_BAB I.pdf

Download (750kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101811535016_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Profil Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2020 menunjukkan bahwa capaian kunjungan K1 sebesar 79,5% dan capaian kunjungan K4 sebesar 77,6% (Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, 2021). Puskesmas Kabat menjadi salah satu puskesmas di Kabupaten Banyuwangi dengan cakupan K1 dan cakupan K4 yang rendah serta memiliki sasaran cakupan ibu hamil yang banyak dibandingkan dengan puskesmas lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentifikasi dan menganalisis faktor yang berhubungan dengan ketidakpatuhan kunjungan antenatal di masa pandemi di wilayah kerja Puskesmas Kabat. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian analitik observasional dengan desain penelitian case control. Populasi penelitian berjumlah 1.079 ibu hamil pada bulan Maret-Desember 2020. Kelompok kasus adalah 51 ibu yang tidak patuh kunjungan ANC, dan kelompok kontrol adalah 51 ibu yang patuh kunjungan ANC di masa pandemi. Pemilihan sampel ibu dilakukan dengan simple random sampling dari daftar ibu yang sesuai dengan kriteria inklusi. Faktor yang dianalisa dalam penelitian antara lain faktor predisposing (usia ibu, paritas ibu, pendidikan ibu, pengetahuan ibu, sikap ibu, pekerjaan ibu dan ketakutan terhadap COVID-19), faktor enabling (jarak terhadap pelayanan kesehatan dan ketersediaan pelayanan kesehatan), dan faktor reinforcing (dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan dan kader kesehatan). Analisis hasil penelitian menggunakan uji statistik chi-square. Kesimpulan penelitian adalah faktor predisposing yang berhubungan dengan ketidakpatuhan kunjungan antenatal adalah pendidikan, pengetahuan, sikap, pekerjaan, dan ketakutan terhadap COVID-19. Faktor enabling yang berhubungan dengan ketidakpatuhan kunjungan antenatal adalah jarak terhadap pelayanan kesehatan dan ketersediaan pelayanan kesehatan. Faktor reinforcing yang berhubungan dengan ketidakpatuhan kunjungan antenatal adalah dukungan suami dan dukungan tenaga kesehatan serta kader kesehatan. Implikasi terhadap penelitian selanjutnya yaitu hasil penelitian dijadikan rujukan dengan memasukan faktor ketakutan terhadap COVID-19, ketersediaan pelayanan kesehatan yang di inginkan, penundaan kunjungan ANC dan perubahan tempat kunjungan ANC untuk diteliti pada penelitian selanjutnya. Pemerintah disarankan untuk melakukan pemberantasan hoax mengenai terinfeksi COVID-19 di pelayanan kesehatan dan perbaikan pelayanan kunjungan antenatal, meliputi ketersediaan pelayanan kesehatan dari segi jadwal pemeriksaan maupun pengoptimalan tempat pelayanan kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.PDD 08 - 23 Evy f
Uncontrolled Keywords: Antenatal Visits, Pandemic Factors, ANC Non-compliance
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG551-591 Pregnancy
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
EVY TRI PRATIWINIM101811535016
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorSUSY KATIKANA SEBAYANGNIDN197303052015043201
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 07 Aug 2026 08:42
Last Modified: 07 Aug 2026 08:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144467
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item