IDA BAGUS PERDANA KUMARA / 072014353008 (2022) ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS LARANGAN PENGGUNAAN PLASTIK SEKALI PAKAI BERDASARKAN PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 97 TAHUN 2018 DI KOTA DENPASAR. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
072014353008_HALAMAN JUDUL.pdf Download (682kB) |
|
|
Text (BAB I)
072014353008_BAB I.pdf Download (650kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
072014353008_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Peningkatan produksi plastik selama tujuh dekade menimbulkan kekhawatiran tentang ketidakmampuan plastik untuk terurai. Data di tingkat nasional dan internasional menunjukkan bahwa kondisi sampah plastik sangat memprihatinkan, termasuk kawasan pariwisata seperti Provinsi Bali. Sampah plastik tersebut menurunkan kualitas pariwisata dan berujung pada penurunan ekonomi. Pemerintah daerah menerapkan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 dengan melarang tiga jenis plastik sekali pakai yaitu kantong plastik, styrofoam, dan sedotan. Namun, saat ini penggunaan plastik sekali pakai kembali meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan yang tidak optimal. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi, wawancara, dan data sekunder. Model analisis yang digunakan diadaptasi dari Ryan (2015) yang fokus pada kebijakan lingkungan. Penelitian ini menggunakan 7 informan pemerintah, 2 informan LSM, 10 informan pelaku usaha, dan 3 informan masyarakat publik serta mengambil lokasi di Denpasar. Tidak optimalnya implementasi kebijakan disebabkan oleh beberapa faktor. Dari faktor kapasitas pemerintah, belum adanya sanksi dan pengawasan yang teratur, keterbatasan sumber daya, dan upaya umpan balik yang belum terealisasi menjadi kendala kebijakan ini. Skala masalah yang dihadapi saat implementasi yaitu penolakan dari kelompok usaha terkait dan perubahan perilaku masyarakat. Dari faktor kunci pembingkaian lokal, kebijakan tersebut sesuai dengan permasalahan lokal dari segi tempat, namun dari segi waktu pelaksanaan terdapat kendala yaitu munculnya Pandemi Covid-19 yang menggeser fokus pemerintah dan masyarakat. Selain itu, manfaat langsung yang masih belum dirasakan oleh kebanyakan orang juga dicatat dalam penelitian ini. Terakhir terdapat aktor yang memiliki perbedaan kepentingan dengan tujuan kebijakan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 T.FISIP.KP 11 - 23 Ida a | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Implementation, Environtmental Policy, Ban, Single-Use Plastic, Denpasar | |||||||||
| Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TD172-193.5 Environmental pollution | |||||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Kebijakan Publik | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Sulistiorini | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 02:06 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Aug 2026 02:06 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144478 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


