Hubungan antara rasio tumor-stroma dengan stadium klinis karsinoma nasofaring

Yudhistira Thriesnarsandhi Kartika Yudha (2022) Hubungan antara rasio tumor-stroma dengan stadium klinis karsinoma nasofaring. Other thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
011628056303_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (792kB)
[img] Text (BAB I)
011628056303_BAB I.pdf

Download (112kB)
[img] Text (FULLTEXT)
011628056303_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
Official URL: https://lib.unair.ac.id/

Abstract

ABSTRAK HUBUNGAN ANTARA RASIO TUMOR-STROMA DENGAN STADIUM KLINIS KARSINOMANASOFARING Yudhistira Thriesnarsandhi Kartika Yudha Latar belakang : Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan kanker yang sering terjadi di Indonesia. Penentuan stadium klinis KNF ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan radiologi. Klasifikasi stadium klinis untuk KNF menurut International Union Against Cancer/American Joint Committee on Cancer (UICC/AJCC) menjadi acuan akurat untuk membuat stratifikasi terapi dan evaluasi hasil terapi. Rasio tumor-stroma (RTS) adalah gambaran histologi yang menjelaskan nilai komponen stroma yang mengelilingi sel kanker berdasarkan evaluasi morfologis dari jaringan yang diperiksa dengan pewarnaan hematoksilin dan eosin. Penilaian rasio tumor-stroma dibagi menjadi dua dengan nilai cut off 50% yaitu stroma rendah (stroma ? 50% atau RTS rendah) dan stroma tinggi (stroma > 50% atau RTS tinggi). Hubungan antara rasio tumor-stroma dengan stadium klinis karsinoma nasofaring sampai saat ini belum diketahui Tujuan : Untuk membuktikan hubungan antara RTS dengan stadium klinis KNF. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara consecutive sampling. Sampel yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan penilaian RTS dan stadium klinis KNF. Penilaian RTS dilakukan oleh dokter spesialis Patologi Anatomik konsultan dengan menggunakan data nominal dan ordinal. Uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara RTS dengan stadium klinis KNF, dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil : Hasil pemeriksaan RTS tinggi pada stadium II KNF didapatkan 2 penderita (4,65 %), RTS tinggi pada stadium III didapatkan 1 penderita (2,32 %) sedangkan RTS tinggi pada stadium I, IVA dan IVB tidak didapatkan penderita (0%). RTS rendah pada stadium II didapatkan 4 penderita (9,31 %), RTS rendah stadium III didapatkan 12 penderita (27,92 %), RTS rendah stadium IVA didapatkan 24 penderita (55,8 %). Penelitian ini tidak didapatkan penderita dengan RTS rendah pada stadium I dan IVB (0%). Hasil analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman didapatkan p = 0,012. Kesimpulan : terdapat hubungan antara rasio tumor-stroma dengan stadium klinis karsinoma nasofaring. Kata kunci: karsinoma nasofaring, rasio tumor-stroma, stadium klinis, kanker

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKA KK Sp.FK.THT 15 - 23 Yud h
Uncontrolled Keywords: karsinoma nasofaring, rasio tumor-stroma, stadium klinis, kanker
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher (Spesialis)
Creators:
CreatorsNIM
Yudhistira Thriesnarsandhi Kartika YudhaNIM011628056303
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorAchmad Chusnu RomdhoniNIDN0002097604
Thesis advisorRizka Fathoni PerdanaUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 10 Aug 2026 07:48
Last Modified: 10 Aug 2026 07:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144515
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item