JIHAN NUR FAUZIYAH, - (2022) Profil Trauma Kepala pada Anak di RSUD Dr. Soetomo Periode 2016 – 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
011911133259 HALAMAN I.pdf Download (737kB) |
|
|
Text (BAB I)
011911133259 BAB I.pdf Download (35kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
011911133259.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang. Trauma kepala merupakan salah satu kegawatan pada anak. Trauma kepala mempengaruhi lebih dari 3 juta anak di seluruh dunia setiap tahun. Anak-anak mengalami kejadian traumatis yang relatif banyak. Ini adalah penyebab umum kematian dan kecacatan pada anak-anak. Mengetahui profil trauma kepala pada anak penting karena dapat membantu memberikan penatalaksanaan yang lebih efektif dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan anak. Namun trauma kepala pada anak belum banyak diteliti di Indonesia. Tujuan. Untuk mengetahui profil cedera otak traumatis pada anak di RSUD Dr. Soetomo tahun 2016 – 2020. Metode. Penelitian ini bersifat observasional-deskriptif dengan penelitian retrospektif menggunakan rekam medis pasien. Sampel penelitian adalah pasien anak di RSUD Dr. Soetomo tahun 2016 – 2020 dengan cedera otak traumatik yang memenuhi inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil. Penelitian ini melibatkan 124 pasien. Kejadian tertinggi terjadi pada rentang usia 12-18 tahun (33,87%). Laki-laki lebih sering mengalami trauma kepala (74,19%) dibandingkan perempuan dengan perbandingan 3:1. Kecelakaan merupakan penyebab trauma keplaa anak terbanyak (66,94%). Sebagian besar pasien datang dengan penurunan kesadaran (40,55%) dan didiagnosis sebagai cedera intrakranial (52,22%) khususnya dengan perdarahan epidural (21,28%) sebagai jenis yang paling umum. Sebagian besar pasien mengalami trauma kepala sedang (41,93%) dan mendapatkan tatalaksana operatif (66,94%) dengan persentase 95,16% kasus dipulangkan setelah kondisinya membaik. Kesimpulan. Trauma kepala pada anak di RSUD Dr. Soetomo selama tahun 2016 – 2020 paling sering terjadi pada laki-laki dengan rentang usia 12-18 tahun dengan keluhan terbanyak penurunan kesadaran. Kecelakaan merupakan penyebab utama terjadinya TBI pediatrik, sehingga penting untuk memperhatikan keselamatan anak terutama saat berkendara. Sebagian besar diklasifikasikan sebagai trauma kepala sedang dan didiagnosis dengan cedera intrakranial. Manajemen operatif sering diberikan dan sebagian besar pasien dapat dipulangkan setelah kondisi pasca terapi membaik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FK.D 132 - 23 Jih p | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | traumatic brain injury, pediatric, traffic accidents | |||||||||
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases |
|||||||||
| Divisions: | 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | |||||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 07:28 | |||||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 07:28 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144561 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


