Ardhiani Chrisnia Nugraheni (2022) Pengaturan Perlindungan Data Pribadi Pada Bank Digital Di Indonesia. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA,.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
KKB KK-2 S.FH.42-22 Nug p hal i.pdf Download (655kB) |
|
|
Text (BAB 1)
KKB KK-2 S.FH.42-22 Nug p bab 1.pdf Download (275kB) |
|
|
Text (FULLTETX)
KKB KK-2 S.FH.42-22 Nug p.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Akhir-akhir ini banyak sekali terjadi kasus kebocoran data pribadi sistem elektronik, bahkan lembaga negara tidak luput dari kejadian ini. Kasus kebocoran data pribadi dapat berasal dari lemahnya sistem keamanan pada penyelenggara sistem elektronik atau kelalaian dari manusia yang mengakibatkan data pribadi bocor. Perkembangan teknologi menyebabkan perkembangan baru dalam sektor perbankan. Salah satunya dengan hadirnya bank digital. Penyelenggaraan bank digital yang dilakukan full digital meningkatkan ancaman terhadap kejahatan siber. khususnya pada penyimpanan data pribadi nasabah apabila tidak didukung dengan sistem elektronik yang andal dan aman. Namun, terkadang sistem terlemahlah yang menjadi tujuan dalam kejahatan siber yang dalam hal ini manusia. Dalam kasus kebocoran data pribadi nasabah bank digital sering kali terjadi akibat kelalaian nasabah itu sendiri. Pengaturan perlindungan data pribadi di Indonesia saat ini masih bersifat sektoral dan belum ada satu undang-undang khusus yang mengatur terkait dengan perlindungan data pribadi. Peraturan yang sektoral ini tersebar di UU Administrasi Kependudukan, UU ITE, POJK, sampai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi. bank digital tetaplah bank umum sebagaimana dimaksud dalam UU Perbankan. Sehingga ketentuan yang berlaku bagi bank umum juga tunduk pada bank digital, hal ini juga diatur dalam Pasal 30 POJK Nomor 12/2021. Namun, pengaturan yang ada saat dirasa masih belum bisa memberikan perlindungan yang cukup terhadap kebocoran data pribadi. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan data pribadi pada bank digital di Indonesia dan perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada nasabah yang mengalami kebocoran data pada Bank Digital. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan 2 pendekatan yakni pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dan Pendekatan Konseptual (conceptual approach).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FH.42-22 Nug p | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Bank Digital, Data Pribadi, Penyelenggara sistem elektronik, Kebocoran Data Pribadi, Bank Umum. | ||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law > K1024-1132 Commercial contracts > K1066-1089 Banking |
||||||
| Divisions: | 03. Fakultas Hukum > S1 Ilmu Hukum | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | mat sjafi'i | ||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 12:45 | ||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 12:45 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144575 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


