Penambahan Isolated Soy Protein Dan Spirulina Pada Es Krim Sebagai Alternatif Es Krim Tinggi Zat Besi Dan Protein

Nahdah Nabilah Hanifah, - (2022) Penambahan Isolated Soy Protein Dan Spirulina Pada Es Krim Sebagai Alternatif Es Krim Tinggi Zat Besi Dan Protein. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN JUDUL)
101711233065_HALAMAN JUDUL.pdf

Download (850kB)
[img] Text (BAB I)
101711233065_BAB I.pdf

Download (369kB)
[img] Text (FULLTEXT)
101711233065_FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Prevalensi anemia berdasarkan kelompok umur 15-24 mengalami peningkatan yang cukup tinggi di tahun 2018. Hal ini disebabkan asupan zat besi yang rendah, penyerapan zat besi yang rendah, kehilangan darah (menstruasi berkepanjangan), dan kebutuhan zat besi meningkat. Cara pencegahan dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan protein dan zat besi dalam jumlah yang cukup. Isolated soy protein dan spirulina adalah bahan makanan yang mengandung tinggi protein serta zat besi yang dapat diolah menjadi suatu makanan selingan seperti es krim. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian ini melibatkan 5 (lima) panelis terbatas dan 30 (tiga puluh) panelis tidak terlatih (remaja putri). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik (uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney). Hasil uji statistik Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan pada karakteristik warna (p=0,01), aroma (p=0,01) dan rasa (p=0,02). Selain itu, diperoleh hasil perbedaan signifikan jika dibandingkan antar formula es krim menggunakan uji statistik Mann Whitney. Formula modifikasi mengandung zat besi dan protein yang lebih tinggi daripada formula kontrol. Formula F1 dengan penambahan isolated soy protein 5 g dan spirulina 5 g merupakan formula terbaik yang mengandung 4,18 g protein dan 3,56 mg zat besi per 100 g porsi. Nilai tersebut dapat memenuhi 6,4% kebutuhan protein dan 23,7% kebutuhan zat besi harian remaja putri usia 13-18 tahun. Sehingga memiliki potensi untuk menjadi makanan selingan sumber zat besi bagi remaja putri usia 13-18 tahun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK S.FKM.G.08/22 Nah p
Uncontrolled Keywords: Protein, zat besi, remaja putri, spirulina, isolated soy protein
Subjects: T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM
Nahdah Nabilah Hanifah, -NIM101711233065
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorANNIS CATUR ADI, -NIDN0001036903
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 12 Aug 2026 01:38
Last Modified: 12 Aug 2026 01:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144589
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item