Larasati Buzaina, - (2022) Daya Hambat Ekstrak Tanaman Sereh (Cymbopogon citratus) terhadap Pertumbuhan Bakteri Agreggatibacter Actinomycetemcomitans. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN JUDUL)
021811133066_HALAMAN JUDUL.pdf Download (578kB) |
|
|
Text (BAB I)
021811133066_BAB I.pdf Download (117kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
021811133066_FULLTEXT.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Abstrak: Penyakit periodontitis merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut di bidang periodontal yang sering timbul pada masyarakat Indonesia dengan prevalensi sebesar 67.8%. Patogenesis dari penyakit periodontal terjadi akibat interaksi kompleks antara bakteri sebagai agent, host dan lingkungan. Salah satu bakteri terkait periodontitis adalah Aggregatibacter actinomycetemcomitans, yang tersusun atas beberapa faktor virulensi seperti Cytolethal distending toxin (CDT), leukotoksin (LtxA), dan lipopolisakarida (LPS) yang memodulasi respon imun host. Beberapa terapi seperti antibiotik sistemik dan lokal, telah digunakan dalam berbagai kasus penyakit periodontal termasuk periodontitis, meskipun membawa efek samping yang tidak diinginkan dan perkembangan resistensi obat bakteri. Tanaman sereh merupakan tanaman herbal khas Indonesia yang mengandung bahan aktif antibakteri, seperti flavonoid, saponin, tanin, fenol, terpenoid dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri, terutama terhadap bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak tanaman sereh (Cymbopogon citratus) terhadap pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris. Pembuatan ekstrak tanaman sereh melalui metode maserasi, kemudian pada ekstrak dilakukan pengenceran melalui metode serial dilution untuk memperoleh ekstrak dengan berbagai konsentrasi. Uji daya hambat dilakukan dengan metode hitung koloni. Nilai Konsentrasi Hambat Minimal (KHM) ditentukan melalui presentase hambatan yang mencapai 90%. Hasil: Presentase hambatan pertumbuhan koloni bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans pada ekstrak tanaman sereh dengan konsentrasi 100%, 50%, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, 1,56%, 0,78% secara berturut-turut adalah 100%, 100%, 100%, 100%, 100%, 100%, 91.93 %, dan 73.27 % terhadap control positif. Hasil uji statistik diperoleh signifikansi sebesar 0,00 (p<0,05). Kesimpulan: ekstrak tanaman sereh (Cymbopogon citratus) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans dengan Konsentrasi Hambatan Minimal (KHM) pada konsentrasi 1,56% dengan hambatan sebesar 91,93%.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKA KK S.FKG.145/22 Lar d | |||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Tanaman sereh, bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans, Konsentrasi Hambat Minimal (KHM). | |||||||||
| Subjects: | Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria R Medicine > RK Dentistry |
|||||||||
| Divisions: | 02. Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi | |||||||||
| Creators: |
|
|||||||||
| Contributors: |
|
|||||||||
| Depositing User: | sugiati | |||||||||
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 06:29 | |||||||||
| Last Modified: | 13 Aug 2026 06:29 | |||||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144644 | |||||||||
| Sosial Share: | ||||||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


