Profil Pasien Gestasional Trofoblastik Neoplasia di RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Januari 2018 – Desember 2020

Aisyah Shabrina, - (2022) Profil Pasien Gestasional Trofoblastik Neoplasia di RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Januari 2018 – Desember 2020. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN I)
011911133204 HALAMAN I.pdf

Download (598kB)
[img] Text (BAB I)
011911133204 BAB I.pdf

Download (43kB)
[img] Text (FULL TEXT)
011911133204.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: Gestational Trophoblastic Neoplasia (GTN) merupakan keganasan terkait kehamilan akibat proliferasi jaringan trofoblas yang abnormal. Secara global, termasuk di Indonesia keganasan ini langka terjadi, namun GTN perlu menjadi perhatian penting di masyarakat. GTN termasuk neoplasia yang kemosensitif, tetapi bisa menjadi fatal apabila terlambat didiagnosis karena faktor risiko yang tidak disadari sejak dini. Hal tersebut menjadi alasan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengidentifikasi karakteristik pasien GTN supaya dapat membantu mendiagnosis kasus GTN lebih awal dan melakukan penanganan yang lebih baik. Metode: Penelitian ini bersifat retrospektif deskriptif menggunakan rekam medis pasien GTN di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Januari 2018 – Desember 2020 dengan teknik total sampling. Banyak sampel yang didapatkan sejumlah 41 kasus. Hasil: Terdapat 41 kasus GTN yang sesuai dengan kriteria inklusi dari total 50 rekam medis yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien GTN mayoritas berusia 21 – 30 tahun (34%) dan terkait paritas paling banyak tidak ada data (42%). Berdasarkan profil klinis yang sehubungan dengan faktor prognostiknya, interval waktu antara akhir dari kehamilan dan saat pasien didiagnosis GTN didominasi oleh tidak ada data (71%), lalu dominan pasien memiliki kadar beta-hCG >100.000 mIU/ml (32%) serta tidak mengalami metastasis (41,5%). Kebanyakan pasien termasuk dalam kelompok risiko rendah GTN (49%) dan mendapatkan pengobatan menggunakan modulitas kemoterapi (71%) dengan regimen methotrexate low-dose (MTX LD) (69%). Kesimpulan: Deteksi dini faktor risiko GTN pada wanita hamil penting dilakukan untuk mencegah, mendiagnosis, dan menangani lebih awal kasus GTN. Terapi yang tepat dan follow-up juga menghindari komplikasi serta kefatalan pada penderitan GTN.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK S.FK.D 145 - 23 AIS p
Uncontrolled Keywords: Gestational Trophoblastic Neoplasia, Hydatidiform Mole, Pregnancy, Malignancy, Prognostic Factor, beta-hCG, Chemotherapy
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Aisyah Shabrina, -NIM011911133204
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 14 Aug 2026 09:13
Last Modified: 14 Aug 2026 09:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144710
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item