ISARA SONDANG RANGGAPURI SIAHAAN, - (2022) Manajemen Privasi Mahasiswa Tingkat Akhir Yang Terjebak Kekerasan Dalam Pacaran (KDP). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
071911533050 HALAMAN I.pdf Download (106kB) |
|
|
Text (BAB I)
071911533050 BAB I.pdf Download (127kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
071911533050.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini berfokus mengenai bagaimana mahasiswa tingkat akhir yang terjebak kekerasan dalam pacaran (KDP) melakukan manajemen privasi dan mengelola informasi bersifat privat yang mereka miliki mengenai hubungan dengan kekerasan dalam pacaran yang mereka alami. Kekerasan dalam pacaran bukan sebuah hal yang bisa ditoleransi, dan kebanyakan dari korban penerima kekerasan cenderung enggan melepaskan pasangan mereka karena berbagai faktor, tetapi masyarakat dan lingkungan sosial di sekitar mereka tentu menginginkan mereka untuk segera menyudahi hubungan tersebut. Maka dari itu, sulit bagi mereka untuk membuka diri mengenai kekerasan yang mereka alami karena mereka masih ingin menerima dukungan terhadap hubungan yang mereka jalani. Sehingga, guna melepaskan sedikit beban, individu yang mengalami kekerasan dalam pacaran harus memilah kepada siapa mereka dapat mengungkapkan informasi tersebut. Melalui pemikiran tersebut, peneliti memutuskan menggunakan teori Communication Privacy Management (CPM) yang dicetuskan oleh Sandra Petronio guna memahami bagaimana individu sebagai owner membuka diri kepada individu lainnya dan menjadikan individu lainnya tersebut co-owner. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, dimana pada penelitian ini penulis menjabarkan hasil wawancara mendalam (in-depth interview) yang dilakukan kepada informan, baik owner maupun co-owner. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwasanya individu sebagai owner menyimpan informasi mengenai kekerasan dalam pacaran yang mereka alami dari keluarganya, karena dukungan keluarga atas hubungan yang dijalani individu merupakan salah satu faktor utama berhasilnya sebuah hubungan. Individu sebagai owner juga memiliki kecenderungan melindungi nama baik pasangannya di depan orang tuanya karena menyadari bahwa kekerasan dalam pacaran bukanlah sebuah hal yang pantas diterima dan dilakukan siapapun. Seluruh co-owner merupakan individu yang telah dikenal dekat oleh owner, dan telah memiliki hubungan interpersonal yang kuat dengan owner, sehingga semakin minim kemungkinan terjadinya kebocoran informasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FISIP.K 65 - 23 Isa m | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Communication Privacy Management, intimate partner violence, final year students, private information | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2035-2039 Life skills. Coping skills. Everyday living skills | ||||||
| Divisions: | 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Komunikasi | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 01:15 | ||||||
| Last Modified: | 18 Aug 2026 01:15 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144727 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


