MAIKA SHALSABILA, - (2022) DEKONTRUKSI MAKNA MASKULINITAS TRADISIONAL JEPANG PADA TOKOH TATSU DALAM DRAMA GOKUSHUFUDO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.
|
Text (HALAMAN I)
121811333015 HALAMAN I.pdf Download (87kB) |
|
|
Text (BAB I)
121811333015 BAB I.pdf Download (87kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
121811333015.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran dari dekonstruksi maskulinitas tradisional Jepang melalui tokoh Tatsu dalam drama Gokushufudo. Di zaman modern Jepang khususnya masa Showa, sarariiman merupakan penggambaran maskulinitas tradisional ideal Jepang pasca era samurai. Akan tetapi, pecahnya gelembung ekonomi Jepang yang terjadi pada tahun 1990an, menjadi alasan mulai bermunculannya maskulinitas alternatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan untuk analisis drama menggunakan teori hegemonik maskulinitas Robert Brannon, dan teori maskulinitas tradisional Jepang Yamada Masahiro. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa tokoh Tatsu mendekonstruksi maskulinitas hegemonik Brannon pada kriteria No Sissy Stuff (tidak identik dengan hal feminin) dan Be a Big Wheel (kesuksesan). Hal ini direpresentasikan oleh Tatsu yang mendedikasikan dirinya menjadi bapak rumah tangga yang profesional dalam pekerjaan domestik. Akan tetapi, Tatsu tetap merepresentasikan maskulinitas hegemonik Brannon pada kriteria Be a Sturdy Oak (ketangguhan) dan Give em Hell (kekerasan). Hal ini terbukti dengan Tatsu yang tetap terlibat dalam kekerasan fisik ketika status pekerjaannya diremehkan. Sikap yang ditunjukkan Tatsu ini membuktikan bahwa dengan menjadi bapak rumah tangga bukan berarti menjadikannya kehilangan semua sisi maskulinnya. Selain itu, tokoh Tatsu yang tidak menjadi laki-laki tulang punggung keluarga merupakan dekonstruksi dari maskulinitas sarariiman. Hal tersebut juga sebuah alternatif dari kesetaraan gender yang dipertanyakan oleh Yamada Masahiro.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Additional Information: | KKB KK-2 S.FIB.J 27 - 23 Mai d | ||||||
| Uncontrolled Keywords: | Househusband, sarariiman, traditional masculinity | ||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H1-99 Social sciences (General) | ||||||
| Divisions: | 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Jepang | ||||||
| Creators: |
|
||||||
| Contributors: |
|
||||||
| Depositing User: | Dewi Puspita | ||||||
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 05:57 | ||||||
| Last Modified: | 18 Aug 2026 05:57 | ||||||
| URI: | http://repository.unair.ac.id/id/eprint/144786 | ||||||
| Sosial Share: | |||||||
Actions (login required)
![]() |
View Item |


